Ayah Kapolri Meninggal, Presiden Jokowi Melayat ke RSCM  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menhub Budi Karya dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau OTT di Kemenhub, Jakarta, 11 Oktober 2016. TEMPO/Maria

    Menhub Budi Karya dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau OTT di Kemenhub, Jakarta, 11 Oktober 2016. TEMPO/Maria

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo melayat ayahanda Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Kamis sore, 27 Oktober 2016.

    Ayah Kapolri, Achmad Saleh, berpulang pada usia ke-78 di RSCM, Kamis pukul 16.18 WIB.

    Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dalam siaran persnya, mengatakan, setelah tiba di RSCM pukul 17.39 WIB, Presiden dan Ibu Negara bergegas menuju lantai tiga RSCM Kencana.

    Ia mengungkapkan bahwa Presiden diterima langsung oleh Tito beserta keluarga.

    Bersamaan dengan kunjungan Presiden, menurut Bey, tampak berkunjung pula Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.

    Setelah menyampaikan belasungkawa dan berbincang sejenak dengan Kapolri dan keluarganya, Presiden dan Iriana mendoakan almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Pada pukul 17.53 WIB, keduanya beranjak meninggalkan RSCM.

    Ayahanda Tito Karnavian adalah seorang jurnalis senior di Palembang, Sumatera Selatan. Achmad Saleh menggeluti dunia kewartawanan sejak awal 1960-an dan memulai kariernya di Radio Republik Indonesia.

    Rencananya, almarhum akan dibawa ke Palembang pada Kamis malam ini untuk disemayamkan di rumah duka di Jalan Sambu (Kapten Rivai) Nomor 36, Palembang, Sumatera Selatan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.