OTT di Kemenhub, Presiden: Pecat Pelaku Praktek Pungli

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau lokasi terjadinya OTT di Kemenhub, Jakarta, 11 Oktober 2016. TEMPO/Maria Fransisca

    Presiden Joko Widodo meninjau lokasi terjadinya OTT di Kemenhub, Jakarta, 11 Oktober 2016. TEMPO/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta seluruh lembaga dan instansi untuk menghentikan praktek pungutan liar. "Stop yang namanya pungli," katanya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa, 11 Oktober 2016.

    Permintaan tersebut disampaikan setelah Kepolisian Daerah Metro Jaya melakukan operasi tangkap tangan di Kementerian Perhubungan. Operasi tersebut berkait dengan praktek pungutan liar.

    Jokowi datang langsung ke Kemenhub setelah mendengar kabar OTT. Pasalnya, kabar tersebut sampai ke telinganya sesaat setelah rapat membahas rencana Operasi Pemberantasan Pungli. "Baru setengah jam saya rapat soal OPP, sudah ada kejadian ini," katanya.

    Jokowi pun meminta seluruh instansi untuk langsung memecat pejabat yang terbukti melakukan praktek pungli. Ia ingin pungli, terutama yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat bisa dihentikan.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.