Jumat, 14 Desember 2018

Gubernur dan Kapolda Sidak ke Sel Tommy dan Bob Hasan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Nusakambangan:Gubernur Jawa Tengah, Mardiyanto dan Kapolda Jateng, Irjen Pol Didi Widayadi, melakukan pemeriksaan mendadak (sidak) ke penjara LP Batu Nusakambangan. Tujuan mereka adalah sel kamar yang ditempati Bob Hasan dan Hutomo Mandala Putra alias Tommy. Sidak tersebut berkait dengan fasilitas-fasilitas mewah yang diberikan kepada Tommy dan Bob Hasan selama mendekam di Nusakambangan. "Saya dan gubernur langsung melihat fakta di lapangan memeriksa kamar Tommy dan Bob Hasan. Saya sudah melihat tempat penginapan mereka dan saya tidak menemukan adanya AC (air conditioner) dan kloset seperti yang diisukan. Tapi memang perlu ada yang dibenahi yaitu masalah kunjungan dan pengamanan," kata Kapolda Jateng, Didi Widayadi, usai memeriksa kamar Tommy dan Bob Hasan di Nusakambangan, Selasa (31/12). Gubernur dan Kapolda Jateng, Selasa kemarin datang untuk memeriksa kamar Tommy dan Bob Hasan di Nusakambangan mengendarai helikopter diikuti Kapolwil Banyumas, Kombes Nata Kesuma. Sementara para stafnya antara lain Kapuskodalops Polda Jateng Kombes Heru Suprapto, Dansat Brimob Polda Jateng dan Kapolres Cilacap Arif Wahyunadi, menyeberang ke Nusakambangan dengan kapal. Saat memeriksa LP Batu, Kapolda dan Gubernur Jateng juga sempat bertemu dengan Tommy dan Bob. Pertemuan antara Kapolda dan Gubernur dengan kedua tahanan selebritis itu berlangsung di kamar nomor 16 dan 17 tempat keduanya dipenjara. Dikatakan Kapolda, selama ini memang beredar isu adanya fasilitas mewah yang diterima Bob Hasan dan Tommy selama mendekam di LP Batu Nusakambangan. "Tapi setelah saya cek, itu tidak benar," kata Kapolda. Menurut Kapolda, menyangkut masalah Tommy dan Bob Hasan, memang ada yang perlu dibenahi yaitu mengenai soal kunjungan dan pengamanan. "Dan ini yang sedang dibuat kesepakatan antara LP dengan polisi," kata Didi. Sementara itu Kepala LP Batu Nusakambangan, Soemantri BcIP saat dikonfirmasi mengatakan, prosedur tetap (protap) pengamanan yang sedang dibahas antara polisi dan LP Nusakambangan akan selesai seminggu lagi. "Ini perlu dimatangkan karena masing-masing pihak punya kewenangannya sendiri. Seminggu lagi mudah-mudahan selesai," kata Soemantri. Dalam protap tersebut, kata Soemantri, untuk pengamanan dan penertiban kunjungan terhadap napi, akan dibentuk tiga pos penjagaan polisi. Tiga pos tersebut berada di dermaga Wijayapura, dermaga Sodong dan sekitar LP Batu. "Untuk pengamanan di dalam adalah urusan LP sedang di luar juga dilakukan polisi. Dan pengamanan polisi ini sifatnya terbuka," kata Soemantri. Seperti diberitakan, Tommy dan Bob Hasan yang dipenjara di LP Batu Nusakambangan mendapat sorotan karena fasilitas yang diberikan kepada mereka. Selain itu, Bob Hasan juga diberikan fasilitas khusus karena setiap bulan sekali dia diperbolehkan keluar dari LP. Bob Hasan, sebulan sekali ke Jakarta untuk memeriksakan kesehatannya. Selain itu, bagi keluarga Cendana yang ingin menjenguk Tommy atau Bob Hasan, mereka juga tidak susah-susah menyeberang ke Nusakambangan dengan kapal. Keluarga Cendana tersebut bisa datang kapan saja menggunakan helikopter yang langsung mendarat di halaman SD Candi Nusakambangan sekitar 1 km dari LP Batu. Aparat kepolisian sendiri, sering tidak tahu jika ada keluarga yang menjenguk Tommy karena pesawat bisa langsung masuk ke Nusakambangan. Syaiful Amin --- Tempo News Room

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.