Jokowi Akan Pimpin Rapat Tim Penilai 39 Pejabat Eselon I  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah), Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo (kanan), dan Seskab Pramono Anung (kiri) berjalan seusai berziarah di Taman Makam Pahlawan Seroja, Kota Dili, Timor Leste, 26 Januari 2016. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden Joko Widodo (tengah), Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo (kanan), dan Seskab Pramono Anung (kiri) berjalan seusai berziarah di Taman Makam Pahlawan Seroja, Kota Dili, Timor Leste, 26 Januari 2016. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Penilai Akhir (TPA) tengah menggodok pergantian posisi pejabat di level eselon I. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan ada 39 jabatan yang rencananya akan dibahas dalam rapat TPA pada Rabu, 28 September 2016.

    "Jabatan terbanyak selama TPA ini terbentuk," kata Pramono di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 27 September 2016.

    Menurut Pramono, Presiden Joko Widodo akan memimpin langsung rapat TPA. Dari tiga kandidat yang nantinya disodorkan TPA, Presiden akan memutuskan satu orang yang dinilai layak. "Nanti akan ada masukan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan serta Badan Intelijen Negara," ucapnya.

    Sebagian besar jabatan yang akan dibahas ada di tingkat kementerian, antara lain Kementerian Pertahanan, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika. "Ada juga beberapa posisi strategis yang diputuskan," ujar Pramono.

    Saat ditanyai, apakah akan ada pelantikan untuk posisi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Pramono tidak menjawabnya. Hingga saat ini, Presiden belum memutuskan pengganti Arcandra Tahar di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

    Posisi Menteri Energi masih dipegang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan sebagai pelaksana tugas harian. Terakhir, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sedang mengupayakan mengembalikan status kewarganegaraan Arcandra.

    ADITYA BUDIMAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.