Risma: Berdoa pun Saya Tidak Berani Jadi Gubernur Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memeluk siswi sekolah dasar yang menangis histeris minta Risma tidak ikut pencalonan Gubernur DKI Jakarta. MOHAMMAD Syarrafah

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memeluk siswi sekolah dasar yang menangis histeris minta Risma tidak ikut pencalonan Gubernur DKI Jakarta. MOHAMMAD Syarrafah

    TEMPO.COBengkulu - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan dia tak pernah berambisi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Risma bahkan tak berani berdoa agar menjadi Gubernur DKI Jakarta.

    "Ini saya minta pertanyaan terakhir kalinya, saya harap jangan ada lagi pertanyaan soal pilkada Jakarta ke saya. Saya itu jangankan berharap, berdoa pun saya tidak pernah berani menjadi Gubernur DKI Jakarta," kata Risma saat ditemui setelah mengikuti acara Korsup KPK di Bengkulu pada Rabu, 21 September 2016.

    Risma mengatakan ia tidak pernah berpikir mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta. Tugas sebagai Wali Kota Surabaya saja baginya sudah cukup berat.

    "Menjadi kepala daerah memiliki tanggung jawab yang besar, bukan hanya terhadap rakyat, tapi juga kepada Tuhan, jadi tidak bisa sembarangan," katanya.

    Terakhir, ia kembali meminta wartawan tidak pernah lagi mempertanyakan suksesi Gubernur DKI Jakarta kepadanya.

    PHESI ESTER JULIKAWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.