Sepeda Motor Tabrak Truk, Dua Bocah Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    TEMPO.COBima - Mariam, 7 tahun, dan Raihan, 4 tahun, tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa, 16 Agustus 2016, sekitar pukul 09.45 Wita.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, kakak-adik itu sedang membonceng ibunya, Khadijah, 45 tahun. Warga Desa Monggo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, itu sedang melintas di jalan lintas antara Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

    Sepeda motor Yamaha Mio jenis ZF 1 dengan nomor polisi EA-2604-YN, yang dikendarai Khadijah bersama dua anaknya, melintas dari arah barat. Secara tiba-tiba, sepeda motor tersebut menabrak truk bernomor polisi EA-8703-Z. Truk dengan pengemudi Jamalul Hakim, 46 tahun, tersebut saat itu sedang berhenti di sisi kiri jalan.

    Tidak ada saksi mata yang menyaksikan secara langsung peristiwa nahas itu. Namun, salah seorang warga, Hasan, menduga pengemudi sepeda motor tidak melihat ada truk yang parkir. Saat itu terlihat asap tebal di sekitar lokasi yang berasal dari pembakaran sampah. “Banyak asap saat itu. Mungkin ibu pengendara sepeda motor tidak melihat ada truk yang sedang parkir,” kata Hasan, Selasa, 16 Agustus 2016.

    Hadijah sempat dilarikan ke PKM Bolo untuk mendapatkan perawatan medis. Ibu itu mengalami luka yang cukup parah. Sedangnya nyawa kedua anaknya tidak bisa diselamatkan.

    Kecelakaan lalu lintas itu sedang ditangani aparat Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bima. Sejumlah petugas lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Kami masih melakukan olah TKP,” ujar salah seorang anggota Satlantas Polres Bima Brigadir Ade Putra.

    AKHYAR M NUR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.