Jaksa Agung: Freddy Budiman Masuk Daftar Eksekusi Mati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung HM Prasetyo dalam paparannya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 21 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Jaksa Agung HM Prasetyo dalam paparannya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 21 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Muhammad Prasetyo memastikan  gembong narkoba Freddy Budiman masuk dalam daftar terpidana mati yang akan dieksekusi. "Freddy masuk, akan dieksekusi untuk tahap ketiga ini. Mary Jane belum. Zulfiqar Ali juga masuk. Merry Utami juga masuk," kata dia di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 27 Juli 2017.

    Prasetyo mengatakan petugas keamanan, polisi, regu tembak, dan para terpidana sudah berada tempat persiapan masing-masing. Mengenai jumlah, Prasetyo belum memastikan.  Namun menurut dia, jika tidak ada perubahan, jumlah terpidana mati yang akan dieksekusi ada 14 orang.

    Mengenai jadwal eksekusi,  Prasetyo belum memastikan, apakah akan dilakukan pekan ini atau tidak.  Dia hanya menjawab pendek, "Mudah-mudahan tidak ada halangan."

    Prasetyo mengatakan persiapan eksekusi sudah memasuki tahap akhir. Keluarga para terpidana maupun kedutaan besar negara asal mereka pun sudah diberi kabar. "Sekarang ini,  kita menunggu saat-saat terakhir," katanya.

    AKMAL IHSAN | EKO ARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.