Dipanggil Jokowi ke Istana, Ryamizard Buru-buru ke Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menhan Ryamizard Ryacudu (kiri) usai pelepasan mudik karyawan di lapangan apel Kemhan, Jakarta Pusat, 1 Juli 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Menhan Ryamizard Ryacudu (kiri) usai pelepasan mudik karyawan di lapangan apel Kemhan, Jakarta Pusat, 1 Juli 2016. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Pekalongan - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu batal membuka Konferensi Ulama Internasional dan Ulama Thoriqoh Nasional tentang Bela Negara yang diselenggarakan di Pekalongan Jawa Tengah pada 27-29 Juli 2016.

    Di sela acara ramah tamah dengan salah satu pemrakarsa konferensi, Muhammad Luthfi bin Yahya, di Pekalongan, Selasa, 26 Juli 2016 malam, Ryamizard mengungkapkan dirinya harus segera kembali ke Jakarta memenuhi undangan Presiden Joko Widodo.

    Undangan itu, kata Ryamizard, untuk hadir dalam Sidang Paripurna Kabinet Kerja pada Rabu. "Ada rapat paripurna kabinet besok, diminta semua menteri hadir," tuturnya. Namun, ia menegaskan akan tetap hadir dalam acara penutupan konferensi pada Jumat.

    Selasa malam, sejumlah menteri Kabinet Kerja menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, antara lain Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.

    Menteri Yuddy menjelaskan, kedatangannya menemui Presiden untuk membahas persiapan sidang paripurna pada Rabu sore. "Besok mau ada rapat paripurna," kata Yuddy. Sejumlah menteri tersebut datang pada rentang waktu pukul 18.30 hingga 20.30 WIB.

    Meski kedatangan para menteri ke Istana santer dikaitkan dengan isu perombakan kabinet, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi menjelaskan Presiden akan memberikan arahan kepada para menteri dalam sidang paripurna Kabinet Kerja, Rabu sekitar pukul 15.00 WIB. "Topiknya pengarahan dari Presiden," kata Johan.

    ANTARANEWS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.