Istana Agendakan Rapat Terbatas Bahas Reklamasi Pulau G  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tumpukan tanah dan pasir proyek reklamasi di Pulau G, Teluk Jakarta, 17 April 2016. TEMPO/Rezki Alvionitasari

    Tumpukan tanah dan pasir proyek reklamasi di Pulau G, Teluk Jakarta, 17 April 2016. TEMPO/Rezki Alvionitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah pusat sudah mengagendakan rapat terbatas membahas reklamasi Pulau G, Jakarta. Namun Sekretaris Kabinet Pramono Anung tidak mengatakan kapan rapat akan digelar.

    “Dalam waktu dekat akan dirapatkan,” ucap Pramono di Kantor Sekretaris Kabinet, Jakarta, Jumat, 15 Juli 2016.

    Politikus dari PDI Perjuangan itu berharap rapat bisa digelar pekan depan. Ihwal surat peninjauan kembali reklamasi Pulau G yang dikirimkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pramono menyatakan sudah menerimanya.

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tengah mengusahakan pembatalan reklamasi Pulau G bisa dikaji ulang. Ahok mengutus deputinya untuk berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo agar pembatalan reklamasi Pulau G yang dilakukan Komite Bersama Reklamasi bentukan Menko Kemaritiman Rizal Rami dikaji ulang.

    Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar Muadzin Mungkasa, mengatakan surat sudah dikirim sehari setelah keputusan pembatalan pada 30 Juni lalu. Isinya menjelaskan soal duduk perkara reklamasi pulau tersebut kepada Presiden Joko Widodo. Isi surat itu ialah permintaan pendapat Presiden.

    ADITYA BUDIMAN | DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.