Badrodin Sebut Suksesi Kepemimpinannya Tak Semulus Tito  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kapolri, Jenderal Sutarman, bersama Plt. Kapolri Komjen Badrodin Haiti menghadiri upacara penyerahan tugas, wewenang dan tanggung jawab di Mabes Polri, Jakarta, 21 Januari 2015.  Badrodin Haiti diberikan mandat sementara menggantikan Jenderal Sutarman yang resmi diberhentikan dengan hormat oleh Presiden Jokowi. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Mantan Kapolri, Jenderal Sutarman, bersama Plt. Kapolri Komjen Badrodin Haiti menghadiri upacara penyerahan tugas, wewenang dan tanggung jawab di Mabes Polri, Jakarta, 21 Januari 2015. Badrodin Haiti diberikan mandat sementara menggantikan Jenderal Sutarman yang resmi diberhentikan dengan hormat oleh Presiden Jokowi. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Jenderal Badrodin Haiti mengatakan suksesi pada awal jabatannya sebagai Kepala Kepolisian RI adalah masa-masa sulit kepolisian. Menurut dia, suksesi saat itu tidak menguntungkan kepolisian dengan beban yang kompleks.

    Badrodin menjadi pejabat pengganti Kapolri pada 16 Januari 2015 menggantikan Jenderal Sutarman dan dilantik pada 12 April 2015. "Dalam kajian strategis, saat itu sulit dan tidak menguntungkan," kata Badrodin saat menyampaikan sambutan dalam serah-terima jabatan Kapolri di Stadion Olahraga PTIK, Jakarta, Kamis, 14 Juli 2016.

    Beban itu, kata dia, semakin berat karena tingkat kepercayaan publik kepada kepolisian semakin rendah. Namun, ia mengakui, pada masa kepemimpinannya, soliditas kepolisian menjadi fokus dan membuat Badrodin bisa menyelesaikan masalah. "Berkat soliditas Polri, Polri bisa segera keluar dari masalah," ujarnya. (Baca: Hari Ini, Badrodin Serahkan Komando Polri ke Tito Karnavian)

    Badrodin berharap pergantian Kepala Polri seperti pada 2016 bisa diikuti suksesi-suksesi berikutnya. Ia menilai suasana suksesi kepemimpinan kepada Jenderal Tito Karnavian saat ini sejuk. "Ini harapan kita bersama," tuturnya.

    Hari ini, Badrodin menyerahkan jabatannya sebagai Kepala Kepolisian RI kepada Jenderal Tito Karnavian. Penyerahan dilakukan setelah Presiden Joko Widodo melantik Tito di Istana Kepresidenan, Rabu kemarin. (Baca: Tepuk Tangan Istana untuk Tito dan Budi Gunawan  )

    Badrodin dan Tito Karnavian berperan sebagai inspektur upacara. Adapun Kepala Satuan Brigade Mobil Polda Metro Jaya Komisaris Besar Gatot Hari Wowo berperan sebagai komandan upacara. Beberapa pejabat hadir dalam upacara tersebut, seperti Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan; Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo; dan pemimpin lembaga negara lain.

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.