Diperiksa KPK 2 Jam, Begini Tanggapan Aguan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chairman Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan, dikawal petugas seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 19 April 2016. Aguan diperiksa sebagai saksi terkait kasus pembahasan Raperda tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil provinsi DKI Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Chairman Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan, dikawal petugas seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 19 April 2016. Aguan diperiksa sebagai saksi terkait kasus pembahasan Raperda tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil provinsi DKI Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan, hari ini, Senin, 27 Juni 2016, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dengan dugaan suap reklamasi Pantai Utara Jakarta. Aguan diperiksa selama dua jam mulai pukul 09.30.

    Aguan ditemani kuasa hukumnya, Kresna Wasedanto, dan beberapa pria bertubuh besar. Seusai pemeriksaan, Aguan hanya tersenyum kepada awak media. Namun tidak sepatah kata pun terucap. 

    Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak mengatakan pemeriksaan Aguan kali ini untuk melengkapi berkas perkara Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi. "Dia masih dimintai keterangan seputar suap yang diberikan oleh Ariesman ke MSN (Mohamad Sanusi)," kata Yuyuk di kantornya, Senin, 27 Juni 2016.

    Yuyuk mengatakan penyidik lembaga antirasuah menduga Aguan mengetahui soal perkara suap tersebut. "Dia juga dikonfirmasi apa ada pemberian suap," ujarnya.

    Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan bos Agung Podomoro, Ariesman Widjaja, dan karyawannya, Trinanda Prihantoro, sebagai penyuap, serta Sanusi sebagai penerima suap. Berkas Ariesman dan Trinanda sudah naik ke pengadilan. Sedangkan Sanusi belum.

    Meski dalam dakwaan Ariesman disebutkan keterlibatan Aguan, hingga hari ini KPK belum menemukan dua alat bukti untuk menyeret Aguan dalam kasus tersebut. "Saya tegaskan belum ada kenaikan status dari Aguan yang hari ini diperiksa," ucap Yuyuk.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.