4 Gerbang Tol Ditutup, Jakarta-Brebes Makin Lancar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan kendaraan pribadi mengalami kemacetan panjang saat memasuki pintu gerbang Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Cikampek, Jawa Barat, 5 Mei 2016 pagi. TEMPO/Imam Sukamto

    Ribuan kendaraan pribadi mengalami kemacetan panjang saat memasuki pintu gerbang Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Cikampek, Jawa Barat, 5 Mei 2016 pagi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Cirebon - Mulai hari ini, empat barrier gate yang ada di ruas tol Jakarta hingga Brebes, Jawa Tengah, dihapuskan. Diharapkan waktu tempuh pun semakin singkat. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum, Heri Tri Saputra, Senin, 13 Juni 2016, dalam uji coba integrasi sistem pembayaran tol di gerbang tol Palimanan.

    “Integrasi ini mencakup tujuh ruas jalan tol sepanjang 364 kilometer yang dibagi dalam dua cluster,” kata Heri. Cluster pertama meliputi jalan tol Jakarta-Cikampek, Cipularang, Padalarang-Cileunyi (Jasa Marga) dan Jalan tol Cikopo-Palimanan. Sedangkan cluster kedua meliputi jalan tol Palimanan-Kanci (Jasa Marga) dan Jalan tol Kanci-Pejagan, Pejagan Brebes.

    Sejalan dengan integrasi tol tersebut, empat barrier gate pun dihapuskan. “Pengguna hanya lewat, tidak ada transaksi,” kata Heri. Empat barrier gate yang dihapus tersebut masing-masing barrier gate Cikopo, Plumbon, Ciperna, dan Mertapada.

    Adapun skemanya adalah pengguna kendaraan mengambil kartu di gerbang tol Cikarang dan membayar di gerbang tol Palimanan seharga Rp 109.500. “Biasanya pengguna jalan membayar di gerbang tol Cikarang sebesar Rp 13.500 lalu membayar lagi di gerbang Palimanan tol Cipali seharga Rp 96 ribu,” kata Heru.

    Selanjutnya, di gerbang tol Palimanan akan diberikan lagi kartu dan pengguna jalan baru akan membayar di gerbang tol Brebes Timur. Ini berarti melewati sejumlah tol masing-masing tol Palikanci, tol Kanci-Pejagan, dan Pejagan-Brebes.

    Diakui Heri, integrasi tol akan menyebabkan penumpukan kendaraan di Brebes. Namun dengan berbagai rekayasa, termasuk dengan mempercepat transaksi, penumpukan kendaraan diyakini bisa segera teratasi.

    Sementara itu, Wakil Direktur PT LMS, Hudaya Aryanto, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan penyelarasan sistem maupun peralatan. “Termasuk dengan memperluas gerbang tol Palimanan,” kata Hudaya. Perluasan ini untuk mengantisipasi arus kendaraan yang lebih besar yang masuk ke tol Cipali, terutama saat mudik mendatang.

    IVANSYAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.