Asosiasi Pengusaha Batu Bara Beri Rumah untuk Keluarga Yuyun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pengumpulan tanda tangan dalam aksi Solidaritas Moral untuk Yuyun saat car free day di Makassar, 8 Mei 2016. Tanda tangan ini dikumpulkan sebagai bentuk dukungan terhadap korban kekesaran seksual yang terjadi sejak awal 2016 yang belum terselesaikan. TEMPO/Fahmi Ali

    Aksi pengumpulan tanda tangan dalam aksi Solidaritas Moral untuk Yuyun saat car free day di Makassar, 8 Mei 2016. Tanda tangan ini dikumpulkan sebagai bentuk dukungan terhadap korban kekesaran seksual yang terjadi sejak awal 2016 yang belum terselesaikan. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Bengkulu - Asosiasi Pengusaha Batu Bara Bengkulu (APBB) memberikan hadiah sebuah rumah baru bagi keluarga Yuyun, korban pemerkosaan dan pembunuhan, asal Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

    Rumah baru tipe 42 itu akan dibangun dalam waktu yang tidak lama. Targetnya tiga bulan ke depan sudah dapat ditempati oleh keluarga yang kehilangan anak mereka karena dibunuh secara keji oleh 14 orang remaja tersebut.

    Ketua Asosiasi Pengusaha Batubara Bengkulu, Bebi Hussy, didampingi Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Brigadir Jenderal M. Ghufron, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada orang tua Yuyun, Yakin dan Yana, Jumat, 10 Juni 2016.

    “Rumah ini diharapkan dapat membantu keluarga Yuyun untuk memulai hidup baru, lepas dari tragedi yang telah mereka alami,” kata Bebi.

    Pembangunan rumah akan dikerjakan selama tiga bulan di tempat tinggal kedua orang tua Yuyun di kaki Bukit Kaba, Kabupaten Rejang Lebong. Keluarga Yuyun pindah rumah karena dikabarkan tidak disukai tetangganya setelah kasus pemerkosaan tersebut.

    Yana mengaku bersyukur dan berterima kasih atas bantuan tersebut. Rumah itu akan dibangun di atas sebidang tanah baru yang mereka beli beberapa waktu lalu. "Pembelian tanah itu dananya didapat dari sumbangan orang-orang selama ini," ujar Yana.

    PHESI ESTER JULIKAWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.