Kerusakan Akibat Gempa Sumatera Barat Masih Didata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengungsi setelah terjadinya gempa berpotensi tsunami di Kota Padang, Sumatera Barat, 2 Maret 2016.  BMKG merilis gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter pada pukul 19.49 WIB mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Warga mengungsi setelah terjadinya gempa berpotensi tsunami di Kota Padang, Sumatera Barat, 2 Maret 2016. BMKG merilis gempa berkekuatan 7,8 Skala Richter pada pukul 19.49 WIB mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO.COPadang - Ratusan rumah di Kabupaten Pesisir Selatan rusak akibat gempa yang mengguncang kawasan itu, Kamis pagi, 2 Juni 2016, sekitar pukul 05.56 WIB. Guncangan gempa 6,5 skala Richter itu terasa kuat di sejumlah kawasan di Sumatera Barat.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Suib Tanjung mengatakan, berdasarkan data sementara hingga pukul 17.00 WIB, ada sekitar 856 rumah di Pesisir Selatan yang mengalami kerusakan. Rinciannya 656 rusak ringan, 178 rusak sedang, dan 22 rumah rusak berat. 

    Menurut Suib, ratusan rumah tersebut berada di enam kecamatan, yaitu Bayang, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Air Pura, dan Tapan.
    "Yang terparah Lengayang. Di sana saja rusak berat lebih dari 10 rumah," ujarnya saat dihubungi Tempo, Kamis, 2 Juni 2016.

    Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni mengaku banyak rumah warganya yang mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 6,5 SR pagi tadi. Berdasarkan hasil pantauannya, ada rumah yang roboh di kawasan Kambang. "Kebanyakan rumah retak-retak," ujarnya.

    Dia menuturkan, gedung perkantoran tidak ada yang mengalami kerusakan. Hanya sejumlah sekolah yang rusak-rusak, yakni enam sekolah dasar, satu sekolah menengah pertama, dan empat sekolah menengah atas.

    Saat ini, kata Hendra, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pesisir Selatan masih melakukan pendataan. Menurut dia, jumlah bangunan rusak bisa saja bertambah. "Kami tidak menetapkan tanggap darurat karena masih aman," ujarnya.

    Gempa berkekuatan 6,5 skala Richter terjadi pukul 05.56 WIB pagi tadi. Getaran gempa dirasakan kuat oleh sebagian warga di Sumatera Barat. Gempa juga dirasakan sejumlah warga di Provinsi Bengkulu, Jambi, dan Riau.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi di 2,29 Lintang Selatan dan 100,46 Bujur Timur, tepatnya 70 kilometer barat daya Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

    Gempa susulan kembali terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis. Kali ini, gempa yang melanda kawasan tersebut berkekuatan 4,3 skala Richter. Gempa susulan terjadi di 72 kilometer barat raya Pesisir Selatan, tepatnya di 2,27 Lintang Selatan dan 100,53 Bujur Timur.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.