Gantikan Anang Iskandar, Ini Janji Kabareskrim Ari Dono  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabareskrim baru Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto (kanan) bersama mantan kabareskrim komjen Anang Iskandar, melakukan salam komando seusai upacara serah terima jabatan sejumlah pejabat Polri, di Mabes Polri, Jakarta, 31 Mei 2016. Ari Dono Sukmanto menggantikan Komisaris Jenderal Anang Iskandar yang telah memasuki masa pensiun pada bulan Juni ini. TEMPO/Imam Sukamto

    Kabareskrim baru Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto (kanan) bersama mantan kabareskrim komjen Anang Iskandar, melakukan salam komando seusai upacara serah terima jabatan sejumlah pejabat Polri, di Mabes Polri, Jakarta, 31 Mei 2016. Ari Dono Sukmanto menggantikan Komisaris Jenderal Anang Iskandar yang telah memasuki masa pensiun pada bulan Juni ini. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.COJakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Ari Dono Ari Dono Sukmanto mengatakan akan terus menindaklanjuti kasus-kasus yang belum terselesaikan pada masa Kabareskrim sebelumnya, Jenderal Anang Iskandar. "Pastinya kami akan tindak lanjuti untuk segera dituntaskan," ujarnya di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 31 Mei 2016.

    Ari menuturkan, untuk penanganan kasus korupsi, pihaknya akan meningkatkan koordinasi yang lebih baik dengan institusi-institusi pendukung lainnya. "Bukan untuk berlomba, tapi kami akan mencoba bekerja sama untuk menentukan target-target besar dan akan menindak tegas," katanya.

    Terpopuler
    Ada RW Tolak Pakai Qlue, Ahok: Mau Masuk Penjara?  
    Menteri Tjahjo Soal Diskresi Ahok: Teh dan Kopi  
    Golkar Incar Kursi Kabinet Jokowi, 3 Nama Jadi Calon Kuat  
    Portugal Hadapi Inggris, Ronaldo: Biarkan Saya Istirahat  
    BPK Temukan 166 Kontrak Proyek Listrik Era SBY Terhenti  

    Menurut Ari, tahun ini, pencapaian Bareskrim dalam upaya penyelesaian kasus korupsi sudah 60 persen dari target. Dengan demikian, kata dia, kepolisian masih akan melanjutkan apa yang telah dilakukan Kabareskrim sebelumnya. "Tinggal memanfaatkan sisa waktu yang ada, beberapa perkara yang masih dalam proses pemeriksaan, seperti Pertamina TPPI, kan sudah hampir selesai, tinggal menghitung kerugian negara," tuturnya.

    Ari berujar, untuk penanganan dan penuntasan korupsi, dia tidak ingin banyak berjanji. Menurut dia, perlu komitmen tinggi dalam penuntasannya. "Mudah-mudahan, ya. Jangan banyak janji, tapi lihat saja nanti," ucapnya.

    ABDUL AZIS

    Terpopuler



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.