Libur Panjang, Jalan Menuju Kawasan Wisata Lembang Macet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memotret antrean panjang kendaraan bermotor di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, 6 Mei 2016. Libur panjang akhir pekan dimanfaatkan warga untuk berwisata ke kawasan Puncak. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    Warga memotret antrean panjang kendaraan bermotor di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, 6 Mei 2016. Libur panjang akhir pekan dimanfaatkan warga untuk berwisata ke kawasan Puncak. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Bandung - Arus lalu-lintas di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menuju Lembang, Bandung, Jumat, 6 Mei 2016, sore tadi terpantau padat. Kepolisian Resor Cimahi melakukan sejumlah rekyasa jalur untuk mengurai kemacetan yang sudah menjalar hingga jalan Kolonel Masturi arah ke Kota Bandung.

    Wakil Kepala Kepolisian Sektor Cimahi Komisaris Catur Sungkowo meminta kepada para pengemudi untuk bersabar. "Mohon dapat bersabar, antri, tidak saling mendahului dan mengikuti arahan dari petugas di jalur," kata Catur, Jumat, 6 Mei 2016.

    Ia mengatakan, antrean kendaraan menuju Lembang cukup panjang, mulai dari Jalan Kolonel Masturi, Cimahi, sampai Markas Detasemen Kavaleri Berkuda, Kabuapaten Bandung Barat. Adapun arus lalulintas dari Lembang menuju Jalan Kolonel Masturi terpantau lancar.

    "Jalur Lembang, Panorama, Inti Metal, Grand Hotel terpantau cukup padat kendaraan, sehingga berimbas kendaraan dari arah Bandung dan Subang, tersendat," kata dia. Untuk mengurai kemacetan tersebut, pihaknya telah melakukan sejumlah rekayasa jalur, diantaranya menarik kendaraan yang menuju Kota Bandung ke jalan Kolonel Masturi.

    "Pengalihan arus ke Bandung via Kolonel Masturi. Pengemudi bisa melalui jalur Kolonel Masturi, kemudian ke Sersan Bajuri atau Parongpong atau Cihanjuang atau Cimahi," ujar dia.

    IQBAL T. LAZUARDI S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.