Polri Bantah Lambat Tangani Aksi Penimbunan BBM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Saleh Saaf membantah jika pihaknya dinilai lamban dalam menangani aksi penimbunan bahan bakar minyak (BBM). Kepada Tempo News Room, Saleh mengungkapkan pihaknya secara intensif telah melakukan kegiatan operasional kewilayahan. “Kami telah melakukan operasi khusus untuk itu,” ujarnya saat ditemui di Mabes Polri, Jum’at (11/1). Operasi tersebut, menurut Saleh, digelar di wilayah-wilayah secara terpadu. Polisi, lanjut Saleh, dalam menindak para penimbun, tidak akan melakukan kompromi. Misalnya dengan memberikan penangguhan penahanan. Saleh menjelaskan, pada dasarnya modus yang dilakukan para penimbun BBM itu, masih sama dari tahun ke tahun. Polisi sebenarnya juga telah melakukan tindakan pencegahan lebih awal. Hanya saja, ujar dia, kurang terekspos, sehingga terlihat polisi lambat dalam bekerja. Tahun sebelumnya, lanjut Saleh, polisi juga melakukan penertiban di berbagai wilayah. Pada saat itu, ada beberapa orang yang telah dijadikan tersangka, bahkan sampai di bawa ke pengadilan. “Cuma kan publikasinya tidak sebesar sekarang, sehingga tidak banyak diketahui,” kata dia. (Retno Sulistiyowati-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.