Madiun Pesan Mobil Pemadam Kebakaran Bronto Skylift Rp 29 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di lantai tiga saat peristiwa kebakaran di Pasar Badung, Denpasar, Bali, 29 Februari 2016. Sebanyak 11 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang melahap pasar terbesar di Bali ini. TEMPO/Johannes P. Christo

    Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di lantai tiga saat peristiwa kebakaran di Pasar Badung, Denpasar, Bali, 29 Februari 2016. Sebanyak 11 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang melahap pasar terbesar di Bali ini. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.COMadiun - Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, bakal memiliki mobil pemadam kebakaran berteknologi canggih tipe Bronto Skylift seharga Rp 29 miliar. Satu unit kendaraan buatan Finlandia ini sudah dipesan ke pihak pabrikan beberapa waktu lalu. ”Kira-kira mobil itu datang pada Desember mendatang,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun Suwarno, Senin, 2 Mei 2016.

    Sebelum pesanan itu datang, kata Suwarno, pihak BPBD mempersiapkan kemampuan petugas operator mobil pemadam kebakaran canggih tersebut. Misalnya, cara membengkokkan tangga mobil pemadam tersebut sehingga bisa menjangkau lokasi kebakaran di permukiman padat penduduk.

    Menurut Suwarno, mobil pemadam kebakaran Bronto Skylift dibutuhkan untuk mengatasi kebakaran di Kota Madiun, yang padat penduduk. Apalagi sebagian permukiman tidak bisa dimasuki mobil karena sulitnya akses yang berupa gang kecil. Selain itu, munculnya gedung-gedung tinggi dengan belasan lantai. Kelebihan Bronto Skylift tak hanya bisa menjangkau tempat tinggi, tapi juga bergerak secara horizontal sejauh 50 meter. ”Teori dan teknis menjalankannya dipelajari bersama,” tuturnya.

    (Baca: Bronto Skylift, Alat Ajaib Pemadam Api Pencakar Langit)

    Ketua Komisi Bidang Anggaran DPRD Kota Madiun Ngedi Trisno Yhusianto mengatakan dana pengadaan mobil pemadam kebakaran itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2016. Pemerintah Kota juga menerima rekomendasi tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Tim tersebut terlibat dalam teknis pengecekan kualitas dan spesifikasi mobil pemadam. ”Tentu mereka sebagai pendamping,” katanya.

    Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini yakin mobil pemadam kebakaran tersebut mampu memaksimalkan kinerja BPBD untuk mengatasi bencana. Tak hanya untuk mengatasi kebakaran, tapi juga banjir lantaran kemampuan bak penampung airnya besar. “Mobil ini multifungsi,” ucap Ngedi.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.