Isu Reshuffle Kian Santer, Muhaimin: Jangan Sering Dirombak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) dan Vice President of Bloku Unidade Popular (BUP) Hermenegildo Lopes Kupa (kanan) berbincang usai penandatangan nota kesepahaman bersama antara PKB dan koalisi partai Timor Leste BUP di kantor DPP PKB, Jakarta, 7 Januari 2016. ANTARA FOTO

    Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) dan Vice President of Bloku Unidade Popular (BUP) Hermenegildo Lopes Kupa (kanan) berbincang usai penandatangan nota kesepahaman bersama antara PKB dan koalisi partai Timor Leste BUP di kantor DPP PKB, Jakarta, 7 Januari 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menolak menanggapi kabar rencana perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja oleh Presiden Joko Widodo. Menurut Cak Imin, sapaan akrabnya, perombakan merupakan keputusan penuh Jokowi.

    "Kami berharap tak usah sering-sering reshuffle-lah, bikin menteri tak jadi kerja," ujar Muhaimin di aula gedung Dewan Pimpinan Pusat PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 12 April 2016.

    Muhaimin mengaku belum mendapat sinyal reshuffle. Kata dia, belum ada pihak Istana yang secara khusus menghubungi PKB. "Belum (ada yang menghubungi). Kami belum tahu apakah jadi ada reshuffle atau tidak."

    Menurut Muhaimin, sikap PKB menghadapi isu ini adalah terus memberi dorongan pada perbaikan pemerintah, sekalipun ada menteri Kabinet Kerja dari PKB yang diganti. "Urusan keputusan, ya, hak Presiden," katanya.

    Mewakili PKB yang ikut dalam koalisi pemerintah Jokowi, Muhaimin mengatakan belum ada nama yang disiapkan sebagai pengganti bila reshuffle berimbas pada anggotanya di Kabinet Kerja. "Saya sebagai partai pendukung pemerintah berharap tak ada reshufflengapain kita menyiapkan pengganti," tuturnya.

    Jokowi sebelumnya mengatakan masih membahas komposisi baru menteri Kabinet Kerja bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Sampai saat ini kami bicara terus. Hanya, sampai saat ini belum (selesai)," ucap Jokowi di Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin, 11 April 2016.

    Jokowi menuturkan bahwa dia mempertimbangkan kinerja para menterinya sebelum melakukan perombakan. Evaluasi menteri, ucap Jokowi, dilakukan secara berkelanjutan. Hingga minggu ini, sinyal adanya reshuffle jilid II Kabinet Kerja semakin kuat.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.