Tertibkan Angkot Ilegal, Organda Dukung Aksi Ridwan Kamil

Reporter

Editor

Zed abidien

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menunjukan bagaimana kontak fisik dengan seorang sopir dalam konferensi pers dirinya yang menampar sopir di Bandung, 21 Maret 2016. Kang Emil membantah informasi tersebut. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

TEMPO.CO, Bandung - Dewan Pimpinan Cabang Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bandung mengeluarkan pernyataan sikap sebagai bentuk dukungan terhadap Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam upaya menertibkan angkutan ilegal.

"Kami mendukung sepenuhnya atas upaya Bapak Wali Kota Bandung dan aparat terkait dalam upaya penertiban angkutan ilegal," kata Ketua DPC Organda Kota Bandung Neneng Djuraidah di Bandung Milk Centre, Bandung, Selasa, 22 Maret 2016.

Neneng menjelaskan, angkutan kota ilegal pelat hitam sudah puluhan tahun membuat resah pelaku transportasi di Kota Bandung. Dalam menjalankan bisnis transportasi ilegal tersebut, kata Neneng, para sopir pelat hitam kerap memaksa calon penumpang. "Mereka juga sering mengintimidasi anggota kami," ujarnya.

Selain itu, Neneng bersama pengelola angkutan umum resmi lainnya termasuk tiga koperasi angkutan kota, yakni Kobanter Baru, Kobutri dan Kopamas, juga memberikan dukungan moril terhadap kasus hukum yang melibatkan Wali Kota Bandung. Ridwan Kamil telah dilaporkan seorang sopir angkot ilegal bernama Taufik Hidayat, 42 tahun, ke Kepolisian Daerah Jawa Barat atas tuduhan penganiayaan.

Dukungan pertama datang dari Ketua Operasional Kobutri Jawa Barat Sondang Hutabarat. Menurut dia, sikap kasar yang ditunjukan Ridwan Kamil kepada Taufik Hidayat merupakan akumulasi kekesalan terhadap angkutan ilegal yang terus membandel meski sudah sering ditertibkan.

"Kita salut dengan tindakan wali kota. Katanya akan lanjut (jalur hukum) tidak apa-apa. Tiga koperasi angkot siap di belakang wali kota untuk menertibkan (angkot ilegal)," jelas Sondang.

Selain Kobutri, apresiasi terhadap aksi Ridwan Kamil juga ditunjukkan oleh Koperasi angkot Kobanter Baru. Menurut ketua Kobanter Baru, Dadang Hamdani, keberadaan angkot ilegal yang sudah meresahkan selama 15 tahun ke belakang, bahkan sudah mengurangi pendapatan sopir angkot anggota koperasi hingga 30 persen.

"Saya menganggap Wali Kota sudah benar dalam rangka menertibkan angkutan ilegal pelat hitam," ujarnya.

PUTRA PRIMA PERDANA






Bergabung ke Golkar, Ridwan Kamil Tegaskan Tak Berambisi Jadi Capres atau Cawapres

1 jam lalu

Bergabung ke Golkar, Ridwan Kamil Tegaskan Tak Berambisi Jadi Capres atau Cawapres

Ridwan Kamil menegaskan tidak berambisi menjadi capres maupun cawapres pada Pilpres 2024.


Ridwan Kamil Kasih Restu Atalia Praratya Maju Pilwakot Bandung 2024, Ini Profilnya

1 hari lalu

Ridwan Kamil Kasih Restu Atalia Praratya Maju Pilwakot Bandung 2024, Ini Profilnya

Atalia Praratya atau Bu Cinta ini masuk bursa Pilwalkot Bandung 2024, begini profil istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.


Respons Wacana Penghapusan Jabatan Gubernur, Ridwan Kamil: Kalau Mau Lakukan Perubahan, Tanyalah Rakyat

2 hari lalu

Respons Wacana Penghapusan Jabatan Gubernur, Ridwan Kamil: Kalau Mau Lakukan Perubahan, Tanyalah Rakyat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menanggapi usulan peniadaan jabatan kepala daerah setingkat gubernur


Mahasiswa Widyatama Bandung Bikin Aplikasi, Hubungkan Warga dan Bank Sampah

3 hari lalu

Mahasiswa Widyatama Bandung Bikin Aplikasi, Hubungkan Warga dan Bank Sampah

Mahasiswa Universitas Widyatama Bandung mengembangkan aplikasi digital Sistem Logistik Pengelolaan Sampah Anorganik bernama 'Teman Ubah'.


Seabad Usia Observatorium Bosscha, Waktunya Astronom Pindah ke Timau?

3 hari lalu

Seabad Usia Observatorium Bosscha, Waktunya Astronom Pindah ke Timau?

Observatorium Bosscha genap berusia 100 tahun. Astronom BRIN cerita polusi cahaya parah dari Kota Bandung.


Pengamat Sebut Peluang Ridwan Kamil Maju Capres Tertutup Setelah Gabung Golkar

7 hari lalu

Pengamat Sebut Peluang Ridwan Kamil Maju Capres Tertutup Setelah Gabung Golkar

Peluang Ridwan Kamil untuk maju calon presiden atau calon wakil presiden dinilai tertutup setelah resmi bergabung ke Golkar. Apa alasannya?


Bulog dan Pemerintah Kota Bandung Sediakan 500 Ton Beras untuk Tekan Harga

7 hari lalu

Bulog dan Pemerintah Kota Bandung Sediakan 500 Ton Beras untuk Tekan Harga

Pemerintah Kota Bandung dan Bulog menyiapkan 500 ton beras medium untuk menekan kenaikan harga beras.


Wacana Perda LGBT di Kota Bandung, Ini Pro dan Kontranya

7 hari lalu

Wacana Perda LGBT di Kota Bandung, Ini Pro dan Kontranya

DPRD Kota Bandung mewacanakan perancangan Perda LGBT. Ada yang mendukung, dan ada pula yang menolak.


Ridwan Kamil Bantu Ambil Ijazah Siswa yang Ditahan Sekolah Negeri di Depok

7 hari lalu

Ridwan Kamil Bantu Ambil Ijazah Siswa yang Ditahan Sekolah Negeri di Depok

Dewan Kesehatan Rakyat Kota Depok meminta Ridwan Kamil mengeluarkan instruksi larangan menahan ijazah di sekolah negeri.


Kota Bandung Rencanakan Konversi Angkot jadi Mikrobus

8 hari lalu

Kota Bandung Rencanakan Konversi Angkot jadi Mikrobus

Pemerintah Kota Bandung merencanakan konversi angkutan kota atau angkot menjadi mikrobus mulai 2024.