Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pelecehan Seksual Wartawati, Polisi Periksa Lima Saksi  

image-gnews
Ilustrasi. tnp.sg
Ilustrasi. tnp.sg
Iklan

TEMPO.CONgawi - Kepolisian Resor Ngawi, Jawa Timur, segera memeriksa penanggung jawab harian Radar Lawu sebagai saksi dalam kasus pelecehan seksual wartawati magang di harian itu. Dalam kasus tersebut, D, sang wartawati, mengadukan seorang redaktur senior atas pelecehan seksual yang dialaminya di kantor itu sepanjang dua bulan. 

"Pemeriksaan kami agendakan Kamis atau Jumat besok," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ngawi Ajun Komisaris Andy Purnomo, Senin, 21 Maret 2016. 

Menurut Andy, penanggung jawab Radar Lawu bakal menjadi saksi kelima atau terakhir yang didatangkan polisi. Sebelumnya, empat saksi yang sama-sama bekerja di koran harian tersebut telah dimintai keterangan. "(Saksi) tinggal satu," ucap Andy. 

Dalam menyelidiki dugaan pelecehan seksual dengan terlapor DP, si redaktur senior, ini, polisi menerapkan Pasal 281 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang kejahatan terhadap kesusilaan. Namun Tim Advokasi Pembela Jurnalis Perempuan selaku kuasa hukum D tidak sependapat. 

Mereka menilai dasar hukum yang tepat diterapkan menjerat terlapor adalah Pasal 294 ayat 2 KUHP. Adapun alasannya ada korelasi antara atasan dan bawahan, yakni D sebagai wartawan dan DP redaktur di Radar Lawu. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kasus ini mencuat setelah D melaporkan kejadian yang dia alami ke kantor AJI Kediri, yang kemudian meneruskannya ke Polres Ngawi. Dalam laporannya, D mengungkapkan dia pernah mengadu kepada pemimpin redaksi harian itu dan juga Ombudsman perusahaan media induknya di Surabaya, tapi tak berhasil mendapat perhatian.  

Pelecehan seksual yang dialami D terjadi dalam dua bulan terakhir. Dia mengaku pelecehan dilakukan di kantor tanpa ada yang mencegah.

NOFIKA DIAN NUGROHO

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Jumlah Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online Naik

7 hari lalu

Ilustrasi merekam orang mandi lewat ponsel. Sumber: asiaone.com/The Strait Times.
Jumlah Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online Naik

Porsi interaksi online dan offline yang sama besarnya oleh masyarakat saat ini, membuat kasus Kekerasan berbasis gender online mengalami tren kenaikan


Kronologi Ibu Cabuli Anak Kandungnya di Tangsel sampai Akhirnya Jadi Tersangka

8 hari lalu

Polisi mendatangi kediaman R, seorang ibu yang mencabuli anak kandungnya sendiri, di Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan. Foto: TEMPO/Muhammad Iqbal
Kronologi Ibu Cabuli Anak Kandungnya di Tangsel sampai Akhirnya Jadi Tersangka

Sebuah video viral memperlihatkan seorang ibu cabuli anak kandungnya sendiri di Tangsel, polisi mengungkap ada ancaman dari sebuah akun Facebook.


Viral Ibu Melakukan Pelecehan Anaknya Sendiri, Keluarga Pelaku Sempat Ancam Suami

9 hari lalu

Ilustrasi kekerasan pada anak. Pexels/Mikhail Nilov
Viral Ibu Melakukan Pelecehan Anaknya Sendiri, Keluarga Pelaku Sempat Ancam Suami

Pihak keluarga suami R sebelumnya enggan melaporkan kasus pelecehan anak berbaju biru yang dilakukan ibunya sendiri itu.


Top 3 Hukum: Viral Pelecehan Anak Berbaju Biru, MA Minta KY Tak Ganggu Kebebasan Hakim

9 hari lalu

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak laki-laki. Shutterstock
Top 3 Hukum: Viral Pelecehan Anak Berbaju Biru, MA Minta KY Tak Ganggu Kebebasan Hakim

viral video seorang perempuan melakukan pelecehan seksual terhadap balita yang merupakan anak kandungnya sendiri.


Polisi Usut Kasus Video Viral Pelecehan Anak Baju Biru

10 hari lalu

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak laki-laki. Shutterstock
Polisi Usut Kasus Video Viral Pelecehan Anak Baju Biru

Kepolisian tengah mengusut kasus pelecehan anak berpakaian biru yang viral beredar di media sosial.


Walkot Pematangsiantar Temui Anak Korban Pencabulan

22 hari lalu

Walkot Pematangsiantar Temui Anak Korban Pencabulan

Wali Kota Pematangsiantar, Susanti Dewayani, temui bocah korban pencabulan untuk memberikan semangat dan motivasi, di RSUD dr Djasamen Saragih, Selasa, 21 Mei 2024.


Nimas Sabella 10 Tahun Diteror Teman SMP yang Terobsesi, Komnas Perempuan: Termasuk KGBO

25 hari lalu

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
Nimas Sabella 10 Tahun Diteror Teman SMP yang Terobsesi, Komnas Perempuan: Termasuk KGBO

Nimas Sabella, wanita asal Surabaya, selama 10 tahun diteror pria yang terobsesi dengannya. Kisahnya viral di media sosial


Kisah Nimas 10 Tahun Diganggu dan Dikirimi Foto Cabul Pria yang Terobsesi Dengannya

25 hari lalu

Ilustrasi merekam orang mandi lewat ponsel. Sumber: asiaone.com/The Strait Times.
Kisah Nimas 10 Tahun Diganggu dan Dikirimi Foto Cabul Pria yang Terobsesi Dengannya

Kisah Nimas Sabella sepuluh tahun diganggu pria viral di media sosial. Polda Jawa Timur pun bergerak


Pondok Pesantren di Lombok Barat Dirusak Warga, Diduga Terjadi Pelecehan Santriwati

34 hari lalu

Ilustrasi kekerasan seksual. Freepik.com
Pondok Pesantren di Lombok Barat Dirusak Warga, Diduga Terjadi Pelecehan Santriwati

Pimpinan pondok pesantren NQW di Lombok Barat diduga melakukan pelecehan terhadap 5 santriwati


10 Perilaku Pasangan yang Merendahkan Anda dan Hubungan, Jangan Ditoleransi

24 Maret 2024

Ilustrasi pasangan cemburu. Freepik.com
10 Perilaku Pasangan yang Merendahkan Anda dan Hubungan, Jangan Ditoleransi

Anda sering terluka atau mempertanyakan harga diri. Berikut perilaku pasangan yang menjadi sinyal Anda harus bersikap tegas dalam hubungan.