Jalur Selatan Sudah Bisa Dilintasi Kereta Api  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menggunakan crane mengangkat bangkai gerbong KA Malabar ke kereta pengangkut di Desa Mekarsari, Kecamatan Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat, (8/4). Dua gerbong akan dievakuasi agar tidak menghalangi jalur baru badan rel yang digeser sekitar 5 meter dari titik longsor. TEMPO/Prima Mulia

    Pekerja menggunakan crane mengangkat bangkai gerbong KA Malabar ke kereta pengangkut di Desa Mekarsari, Kecamatan Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat, (8/4). Dua gerbong akan dievakuasi agar tidak menghalangi jalur baru badan rel yang digeser sekitar 5 meter dari titik longsor. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Ciamis - Jalur selatan yang sempat lumpuh sejak Sabtu petang, 12 Maret 2016, kini sudah bisa dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas. Kereta api pertama yang melintas, yakni Kereta Api Turangga.

    "Jam 09.13 WIB sudah diuji coba," kata Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional II Bandung Zunerfin saat ditemui di lokasi longsor, Ahad, 13 Maret 2016.

    Dijelaskan Zunerfin, petugas telah berupaya keras mengatasi rintangan jalan. Sebelum uji coba dengan dilintasi kereta api, pihaknya telah menguji coba jalur dengan menggunakan loks. "Saat uji coba dapat dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas," katanya.

    Kereta Api Turangga yang melintas, menurut Zunerfin, tidak berpenumpang alias kosong. Penumpang kereta api tersebut sudah dialihkan saat di Stasiun Banjar. "Penumpang sudah overstappen di Kota Banjar," katanya.

    Setelah Turangga melintas, giliran Kereta Api Malabar yang melintas dengan kecepatan terbatas. Kereta kedua yang melintas akan berisi penumpang. "Ini normal, ada penumpang sesuai yang terdaftar di manifes kita," katanya.

    Sementara itu, amblesnya rel kereta api di Ciamis ini menyebabkan delapan kereta api harus memutar lewat jalur utara. Kereta yang memutar, di antaranya Kereta Api Turangga, Lodaya, dan Kahuripan.

    Selain delapan kereta api yang memutar, ada tiga kereta api yang overstappen, yakni Kereta Api Turangga, Kutojaya Selatan, dan Kahuripan.

    CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.