Hari Raya Nyepi, 14 Penerbangan Menuju Denpasar Dibatalkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Umat Hindu berdoa  saat upacara Melasti di pantai Cilincing, Jakarta, 6 Maret 2016. Upacara Melasti tersebut sebagai lambang penyucian diri agar Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1938 dapat dilaksanakan dengan penuh keheningan serta tanpa gangguan. TEMPO/M. Iqbal ichsan

    Sejumlah Umat Hindu berdoa saat upacara Melasti di pantai Cilincing, Jakarta, 6 Maret 2016. Upacara Melasti tersebut sebagai lambang penyucian diri agar Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1938 dapat dilaksanakan dengan penuh keheningan serta tanpa gangguan. TEMPO/M. Iqbal ichsan

    TEMPO.CO, SURABAYA -Hari Raya Nyepi yang dirayakan oleh umat Hindu, Rabu 9 Maret 2016 membuat seluruh penerbangan dari Surabaya menuju Denpasar, Bali dibatalkan. Menurut Humas PT Angkasa Pura I cabang Bandara Internasional Juanda ada 28 penerbangan dari dan menuju Denpasar yang dibatalkan.

    "Besok semua penerbangan ke Denpasar, Bali dari Surabaya off," kata Liza kepada Tempo. Selasa, 8 Maret 2016.

    Liza menjelaskan bahwa untuk penerbangan dari Surabaya menuju Denpasar, Bali yang dibatalkan berjumlah 14 penerbangan. Selain itu, penerbangan dari Denpasa, Bali menuju Surabaya yang dibatalkan berjumlah 14 penerbangan.

    "Ada lima maspakai yang melayani penerbangan dari Surabaya ke Denpasar maupun sebaliknya," kata Liza.

    Untuk maskapai penerbangan Citylink jumlah penerbangan yang dibatalkan berjumlah 18. Sedangkan untuk maskapai Lion Air yangdibatalkan berjumlah delapan penerbangan.

    "Untuk maskapai Garuda Indonesia yang dibatalkan berjumlah 8 penerbangan juga," katanya.

    Maskapai penerbangan Nam Air yang melayani penerbangan Surabaya menuju Denpasa dan arah sebaliknya jumlah penerbangan yang dibatalkan sebanyak dua penerbangan. "Air Asia Extra juga ada yang dibatalkan sebanyak dua," ujar Liza.

    Penutupan Bandara Ngurah Rai rencananya dilakukan seharian penuh selama Hari Raya Nyepi. Penerbangan akan kembali normal pada Hari Kamis, 10 Maret 2016.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.