Gempa di Pacitan, Getarannya Terasa hingga Bantul  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan melihat sebuah air mancur alami yang terjadi akibat karang yang berlubang di pantai Klayar, Kec. Donorejo, Pacitan, Jawa Timur, (25/5). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Wisatawan melihat sebuah air mancur alami yang terjadi akibat karang yang berlubang di pantai Klayar, Kec. Donorejo, Pacitan, Jawa Timur, (25/5). TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan 5,3 skala Richter mengguncang Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat, 26 Februari 2016. Gempa diperkirakan terjadi pada pukul 06.35 WIB.

    Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pusat gempa terjadi di Samudra Indonesia pada kedalaman 10 kilometer, dengan jarak 100 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur.

    Sumber gempa berada zona pertemuan lempeng Hindia-Australia dan Eurasia. "Gempa tidak berpotensi tsunami," kata Sutopo lewat keterangan tertulisnya, Jumat, 26 Februari 2016.

    Sutopo mengatakan guncangan yang dirasakan di Pacitan berintensitas sedang. Adapun intensitas gempa tercatat di daerah sekitar Pacitan dengan intensitas gempa dirasakan III-IV MMI. Gempa juga dirasakan di Bantul dengan III MMI.

    Selain Pacitan, sebagian masyarakat di Wonogiri dan Gunungkidul juga merasakan guncangan gempa, tapi dengan intensitas lemah. Sampai saat ini, di titik lokasi gempa tidak terjadi kepanikan berarti. "Aktivitas masyarakat tetap normal. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa," kata Sutopo.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.