Kelompok Ini Dituding Menyimpang dari Ajaran Al-Kitab

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Surabaya - Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Jawa Timur menilai ajaran yang disampaikan oleh Persekutuan Doa (PD) Oikumene Kasih menyempal dari ajaran Al-Kitab. Menurut Ketua Bamag Jawa Timur Sudhi Darma, persekutuan itu dipimpin oleh seorang wanita, Debora Helmi.

    “Persekutuan doa Debora melarang jemaatnya beribadah di gereja pada umumnya, karena sudah cukup beribadah di Persekutuan Doa,” kata Pendeta Sudhi Darma saat jumpa pers di kantornya. Rabu, 14 Februari 2016.

    Dia menambahkan, patuh kepada orang tua juga tidak dianggap Persekutuan Doa sebagai sebuah kewajiban. “Jadi banyak yang membangkang ke orang tuanya,” ujarnya.

    Selain itu, kata Sudhi, ajaran Debora juga membolehkan, bahkan menganjurkan jemaatnya menceraikan suami atau istrinya. "Ini kan sangat bertentangan dengan Al-Kitab dan ajaran agama kami," kata Sudhi.

    Adapun jumlah jemaat Persekutuan Doa, menurut Sudhi, pada awalnya berjumlah 300 orang. Tapi belakangan hanya tinggal 150 orang. "Mereka biasanya ibadahnya di World Trade Center Jalan Pemuda setiap Sabtu pukul 18.00," katanya.

    Sudhi menegaskan, lembaganya akan melaporkan ajaran Debora ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya karena dianggap ajaran Debora sangat meresahkan umat Nasrani di Surabaya. "Sebelum kami laporkan ke polisi kami akan koordinasi dulu dengan Bakesbangpol," ujarnya.

    Salah seorang kerabat jemaat Persekutuan Doa, Andreas, mengatakan adiknya Lim sejak ikut Persekutuan Doa tidak mau pulang ke rumah orang tuanya. Menurut Andreas, adiknya harus minta izin kepada Debora sebagai imam jika ingin pulang ke rumah orang tua. "Ini kan aneh masak mau pulang harus izin imamnya dulu," ujarnya. Andreas menjelaskan adiknya telah ikut ajaran itu sudah tujuh tahun.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.