Bom di Jambi, Warga Dengar Tiga Kali Ledakan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi serangan bom di distrik Sai Buri, Pattani, Thailand, 19 Oktober 2015. Sebuah bom meledak di pinggir jalan menewaskan dua tentara paramiliter dan melukai lima orang lainnya. REUTERS/Surapan Boonthanom

    Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi serangan bom di distrik Sai Buri, Pattani, Thailand, 19 Oktober 2015. Sebuah bom meledak di pinggir jalan menewaskan dua tentara paramiliter dan melukai lima orang lainnya. REUTERS/Surapan Boonthanom

    TEMPO.CO, Jambi - Saat tertidur lelap, warga di Jalan Abdul Chatab, Lorong Angkasapura, RT 21, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, dikejutkan oleh suara keras seperti ledakan bom. Mereka pun berhamburan keluar rumah.

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, Rabu dinihari, 27 Januari 2016. “Saat warga tertidur lelap, terdengar suara ledakan sangat keras. Kecemasan semakin bertambah setelah melihat di lokasi sumber ledakan terlihat asap putih tebal membumbung ke atas,” kata Dedi, 42 tahun, warga yang bermukim di tempat kejadian, kepada Tempo.

    Menurut Dedi, warga mendengar suara ledakan tidak hanya satu kali, tapi tiga kali. Ledakan tersebut hanya berjarak sekitar 5 meter dari rumahnya. “Kami benar-benar takut, dikira bom seperti yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu. Akhirnya, warga langsung melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Sektor Jambi Selatan,” ucapnya.

    Kini di lokasi ledakan sudah terpasang garis polisi. Di lokasi tersebut, bekas serpihan dari benda yang meledak tampak berserakan, di antaranya berupa robekan kertas koran. Sebagian barang bukti sudah dibawa tim Gegana Brigadir Mobil Kepolisian Daerah Jambi.

    Menurut juru bicara Polsek Jambi Selatan, Ajun Komisaris Besar Kuswahyudi Tresnadi, dugaan sementara, suara ledakan itu berasal dari mercon. Menurut dia, mercon itu bakal dipakai untuk perayaan Imlek. “Inikan mendekati perayaan Imlek. Kami menduga mercon disiapkan untuk perayaan Imlek, tapi keburu meledak duluan,” ujarnya.

    SYAIPUL BAKHORI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.