Mengaku Bawa Bom, Penumpang Lion Air Ditangkap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ancaman teror bom di pesawat/pesan teror bom di pesawat. express.co.uk

    Ilustrasi ancaman teror bom di pesawat/pesan teror bom di pesawat. express.co.uk

    TEMPO.COJakarta - Seorang penumpang pesawat terbang komersial Lion Air rute Banda Aceh-Kuala Namu, Deli Serdang, ditangkap petugas di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blangbintang, Aceh Besar, karena mengaku membawa bom.

    Kepala Kepolisian Resor Kota Banda Aceh Komisaris Besar Zulkifli di Banda Aceh, Jumat, mengatakan penumpang pesawat tersebut berinisial MS, laki-laki. Yang bersangkutan diamankan Jumat petang. "Yang bersangkutan diamankan karena mengaku membawa bom. Saat itu pesawat hendak berangkat ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara," kata Kapolresta Banda Aceh.

    Zulkifli mengungkapkan bahwa kejadian berawal ketika MS menaiki pesawat. Di pesawat, MS ingin menaruh tas. Saat hendak menaruh tas, MS mengatakan di mana bom ini diletakkan. "MS sempat mengatakan di mana bom ini diletakkan kepada pramugari. Pramugari dan penumpang lain terkejut mendengar perkataan tersebut," ujar perwira menengah Polri ini.

    Penumpang sempat resah. Pramugari melapor kepada pilot pesawat. Pilot pesawat meminta semua penumpang turun, sehingga penerbangan pesawat Lion Air tersebut terpaksa ditunda selama dua jam lebih. "Pesawat seharusnya berangkat pukul 17.00 WIB. Namun baru bisa berangkat pukul 19.30 WIB. Semua barang penumpang, termasuk kargo, diperiksa," tutur Zulkifli.

    Setelah pemeriksaan semua barang, tidak ditemukan bom yang disebutkan MS. Pesawat akhirnya berangkat setelah sempat tertunda.

    Zulkifli mengatakan saat ini MS masih diperiksa di Mapolresta Banda Aceh. Ia mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti motif MS mengaku membawa bom. "Kami masih memeriksa MS. Nantinya, pengusutan selanjutnya diserahkan kepada penyidik pegawai negeri sipil atau PPNS perhubungan," ucapnya.

    Amir Hamzah, penumpang Lion Air, menuturkan aksi MS yang mengaku membawa bom sempat membuat penumpang pesawat komersial tersebut panik. "Penumpang semua panik mendengar ada yang bawa bom. Padahal pesawat mau lepas landas. Saat itu, pesawat sudah berada di landasan pacu dan kembali ke tempat semula," kata Amir Hamzah. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.