Bom Sarinah, Korban Tewas Bukan Jurnalis Kompas TV  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jasad korban tergeletak saat polisi berlindung di belakang mobil di dekat Starbuck Thamrin, di Jakarta, 14 Januari 2016. Ledakan bom dan aksi baku tembak mengguncang pusat kota Jakarta. REUTERS/Beawiharta

    Jasad korban tergeletak saat polisi berlindung di belakang mobil di dekat Starbuck Thamrin, di Jakarta, 14 Januari 2016. Ledakan bom dan aksi baku tembak mengguncang pusat kota Jakarta. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu korban yang dikabarkan meninggal tertembak bukanlah jurnalis Kompas TV. Konfirmasi itu diperoleh dari Pemred Kompas TV Rosianna Silalahi dalam akun Twitter miliknya, @Rosianna766HI.

    "Ikut berduka atas korban tak berdosa dalam insiden bom hari ini. Namun foto korban tertembak itu bukan jurnalis @kompastv."

    Ikuti Laporan Terkini:
    Ledakan Bom di Thamrin

    Sebelumnya, seorang saksi mata konsultan gedung Mitra Jaya, Ruli Gustama, yang berada di gedung Pertamina untuk rapat, menyebutkan salah satu korban meninggal tertembak adalah jurnalis Kompas.

    "Terorisnya muncul lalu menembaki Starbucks menggunakan pistol FN, jalan kaki. Anak Kompas ada satu yang meninggal," kata Ruli pada ANTARA News saat kejadian baku tembak sedang berlangsung.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?