Jelang Tutup Tahun, Harga Daging Sapi dan Ayam Naik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konsumen membeli daging ayam dengan harganya yang naik kembali menjadi Rp 42.000 per kg, tiga jam sebelum para pedagang ayam mogok berjualan di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, 20 Agustus 2015. Sejumlah pedagang ayam di daerah Jawa Barat sepakat mogok berdagang beberapa hari setelah harga ayam terus meroket sepanjang Agustus. TEMPO/Prima Mulia

    Konsumen membeli daging ayam dengan harganya yang naik kembali menjadi Rp 42.000 per kg, tiga jam sebelum para pedagang ayam mogok berjualan di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, 20 Agustus 2015. Sejumlah pedagang ayam di daerah Jawa Barat sepakat mogok berdagang beberapa hari setelah harga ayam terus meroket sepanjang Agustus. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Kepala Dinas Peternakan Jawa Barat Doddy Firman Nugraha mengatakan, stok daging ayam dan sapi, serta telur aman. “Memang ada kenaikan harga, tapi masih dalam batas kewajaran,” kata dia saat dihubungi Tempo, Senin, 28 Desember 2015.

    Doddy mengatakan, harga ditingkat peternak baik sapi dan ayam masih relatif normal. Kenaikan harga, diklaimnya terjadi di tingkatan pedagang memanfaatkan situasi pasar jelang Natal dan Tahun Baru.

    Menurut Doddy, harga daging sapi misalnya naik sekitaran Rp 5 ribu per kilogram, lalu daging ayam sekitaran Rp 2 ribu per kilogramnya. “Ini masih wajar. Permintaan daging memang naik menjelang tahun baru, tapi berbeda dengan Idul Fitri dan Idul Adha. Kalau terjadi kenaikan harga tidak terlalu tinggi,” kata dia.

    Doddy mengatakan, harga daging dan telur biasanya kembali normal selepas tahun baru. “Setelah tahun baru akan turun lagi,” kata dia.

    Dia berharap, harga bisa ditekan lagi di level pedagang lepas tahun baru dengan berlakunya penurunan harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi yakni premium dan solar terhitung 5 Januari 2016. “Penurunan BBM tidak berpengaruh di peternak, tapi berpengaruh pada harga transportasi dari kandang sampai pasar. Mungkin saja ada penurunan,” kata Doddy.

    Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat Dody Gunawan Yusuf mengatakan, sepanjang Desember ini terjadi inflasi. “Kemungkinan agak tinggi karena dari yang kita catat itu harga misalnya bawang dan cabai mulai kambuh,” kata dia saat dihubungi Tempo, Senin, 28 Desember 2015.

    Gunawan mengatakan, angka inflasi Desember ini diperkirakan lebih tinggi dibanding inflasi November. Hanya, inflasi kumulasi sepanjang tahun relatif lebih baik untuk Jawa Barat. Sampai November misalnya, inflasi year on year masih di bawah 2 persen. “Secara keseluruhan untuk tahun kalender mungkin gak sampai 2,5 persen. Angka yang bagus untuk daerah,” kata dia.

    Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat mencatat harga rata-rata daging sapi di lima pasar tradisional Kota Bandung Rp 120 ribu per kilgoram. Harganya naik Rp 11 ribu dalam dua pekan terakhir. Harga daging ayam broiler hari ini Rp 38 ribu per kilogram, juga naik Rp 6 ribu dalam dua pekan ini. Harga rata-rata telur hari ini Rp 26 ribu per kilogram, naik Rp 4 ribu dalam dua pekan.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.