Perayaan Natal Dekat Maulid Nabi, Polisi Ekstra Waspada

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi dibantu anjing pelacak menyisir salah satu sudut ruangan di Gereja Katolik Paroki Kelahiran Santa Perawan Maria, Surabaya, 2 April 2015. Sterilisasi dilaksanakan jelang perayaan Paskah. ANTARA/Zabur Karuru

    Polisi dibantu anjing pelacak menyisir salah satu sudut ruangan di Gereja Katolik Paroki Kelahiran Santa Perawan Maria, Surabaya, 2 April 2015. Sterilisasi dilaksanakan jelang perayaan Paskah. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur akan menurunkan 955 personel polisi untuk mengamankan setiap gereja di wilayah Jakarta Timur. Kewaspadaan polisi ditingkatkan karena tahun ini perayaan Natal berdekatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad.

    "Untuk pengamanan secara khusus tidak ada, namun semua kegiatan tentunya diberikan pengamanan," ujar Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Komisaris Husaimah, saat dihubungi Tempo, Selasa, 22 Desember 2015.

    Husaimah mengatakan semua gereja yang melaksanakan kegiatan Natal diberikan pengamanan. Pengamanan itu akan disesuaikan dengan kegiatan di gereja masing-masing.

    Meski demikian, Husaimah yakin semua pihak saling menghormati. "Negara kita sudah terjalin kerukunan antarumat beragamanya, pasti saling menghormati," ujarnya.

    Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan ada dua titik lokasi yang dianggap rawan dan harus menjadi fokus pengamanan pada perayaan Natal dan tahun baru nanti.

    "Sementara di Jakarta ada dua titik, tapi mudah-mudahan enggak terlalu signifikan. Saya enggak perlu sebutkan di mana, tapi ada," ujar Tito, Senin, 21 Desember 2015.

    Ada total sembilan titik lokasi yang diwaspadai khusus oleh pihak Polda Metro Jaya. Namun, menurut Tito, tujuh sisanya berada di luar wilayah hukum Jakarta atau diperkirakan di sekitar Tangerang dan Bekasi.

    Polda Metro Jaya berfokus pada titik-titik lokasi yang sekiranya ada tempat ibadah yang saling bersinggungan agar diatur dengan baik supaya keamanan dan kenyamanan antarumat beragama tetap terjaga. "Polda dan pemprov mengatur supaya tertib pengamanannya," ujar Tito.

    Fokus selanjutnya adalah kemacetan lalu lintas yang diperkirakan terjadi saat malam Natal, perayaan Maulid, hari Natal, serta tahun baru. "Kami perhitungkan kemacetan di titik-titik mana saja," ujarnya.

    Tito mengatakan untuk Natal dan tahun baru, ia berharap seluruh pihak dan umat beragama dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dengan baik dan lancar. "Saling menghormati dan toleransi serta mengamankan secara bersama juga," ujarnya.

    ARIEF HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.