Hari Menanam Pohon, Jokowi Luncurkan Perangko Bunga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi menanam pohon didampingi Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI Agus Sutomo saat berkunjung ke markas Kopassus di Cijantung, Jakarta, (5/4). Kedatangan Jokowi untuk melihat kegiatan pengolahan sampah terpadu dan menyusuri sungai Ciliwung sebagai objek wisata sungai Ciliwung. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Jokowi menanam pohon didampingi Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI Agus Sutomo saat berkunjung ke markas Kopassus di Cijantung, Jakarta, (5/4). Kedatangan Jokowi untuk melihat kegiatan pengolahan sampah terpadu dan menyusuri sungai Ciliwung sebagai objek wisata sungai Ciliwung. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Banjarmasin - Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dan petinggi Negara akan memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia di Taman Hutan Rakyat Sultan Adam, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis 26 November 2015. Agenda tanam pohon ini sekaligus memperingati bulan Menanam Pohon dan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.

    Juru bicara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Heriansyah, mengatakan Presiden Joko Widodo juga akan meluncurkan perangko seri puspa dan satwa di sela penanaman pohon.

    Heriansyah mengaku tidak tahu alasan kenapa Kalimantan Selatan dipilih untuk memperingati Hari Menanam Pohon 2015. "Ini acara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Presiden juga tanda tangan seri perangko puspa dan satwa," kata Heriansyah, Selasa 24 November 2015.

    Presiden Joko Widodo direncanakan menanam bibit pohon tengkawang. Adapun Ibu Negara Iriana akan menanam bibit pohon kasturi. Dari informasi yang ia terima, peserta undangan yang hadir sebanyak 2 ribu. Jenis bibit pohon lainnya yang turut ditanam seperti mahoni, trembesi, ulin, dan durian.

    Pemprov Kalsel, polisi, dan TNI telah menggelar rapat koordinasi untuk menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo beserta pejabat tinggi Negara. Rapat digelar di ruang Abdi Persada Kantor Gubernur Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Selasa siang, 24 November.

    DIANANTA P. SUMEDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.