Minggu, 22 September 2019

Kemenag Kembangkan Tipologi Pendidikan Madrasah  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Madrasah Keagamaan harus memfasilitasi siswa menguasai tiga kompetensi.

    Madrasah Keagamaan harus memfasilitasi siswa menguasai tiga kompetensi.

    INFO NASIONAL -Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Madrasah sedang mengembangkan tipologi pendidikan madrasah. Selain madrasah reguler, sedikitnya ada tiga tipologi pendidikan madrasah lain, yaitu pendidikan madrasah berbasis akademik/sains, madrasah berbasis vokasi (kejuruan), dan pendidikan madrasah berbasis keagamaan.

    Terkait madrasah berbasis keagamaan, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin menegaskan perencanaan dan pelaksanaan program Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) diorientasikan untuk memfasilitasi peserta didik menggapai tiga kompetensi utama saat mereka menyelesaikan pendidikan. "Alumni madrasah keagamaan harus bagus Bahasa Arabnya. Standar Bahasa Arab itu ya indikator sederhananya lulus tes Bahasa Arab jika melanjutkan studi ke Negara Timur Tengah," ujarnya saat membuka Workshop Penguatan Peminatan Keagamaan MA di Hotel Santika Premiere Bekasi, Selasa 11 Agustus 2015.

    Kompetensi lainnya, lanjut Doktor lulusan Bonn Jerman ini, lulusan madrasah keagamaan juga harus menguasai bahasa Inggris.  Kompetensi ini penting untuk memperluas akses kepada  para alumni yang hendak mengembangkan ilmu taffaquh fiddinnya ke Eropa. "Selama ummat Islam masih ada, studi kajian Islam di Eropa pasti ada," katanya.

    Kamarudin berharap para alumni lulusan madrasah keagamaan juga harus lebih bagus kompetensi akademiknya ketimbang program Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) yang dahulu pernah menjadi program unggulan. "Karena sekarang sarana dan prasaranya jauh lebih bagus," ucapnya.

    Ia juga meminta perencanaan dan pelaksanaan program MAK harus diorientasikan. Hal ini untuk memastikan bahwa para alumni MAK kelak mempunyai wawasan keagamaan yang baik dari sisi ilmu aplikatifnya, minimal mampu menjawab kebutuhan masyarakat sehari-hari. "Betul-betul jadi ulama, bisa ceramah, menjadi imam salat, khotbah Jumat, alumni ini mampu memandikan orang meninggal. Sebab, hal itu merupakan pengetahuan dasar yang harus dikuasai anak-anak alumni madrasah kagamaan kelak," katanya. (*)  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe