Tengok Gayus, Menteri Hukum: Nikmati Saja, Biar Tak Capek!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wartawan memerlihatkan foto terpidana pajak Gayus Halomoan Tambunan yang beredar di media sosial, Bandung, 21 September 2015. Setelah tersebarnya foto ini, Gayus sempat dimasukkan sel isolasi. ANTARA/Agus Bebeng

    Seorang wartawan memerlihatkan foto terpidana pajak Gayus Halomoan Tambunan yang beredar di media sosial, Bandung, 21 September 2015. Setelah tersebarnya foto ini, Gayus sempat dimasukkan sel isolasi. ANTARA/Agus Bebeng

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menjajal control room atau ruang kontrol dengan menghubungi narapidana Gayus Tambunan di Lapas Gunung Sindur. Melalui layar televisi, Yasonna meminta para petugas Lapas untuk menghubungkannya dengan Gayus.

    "Halo, Gayus. Saya Laoly. Saya yang buat kamu tinggal di sana, bagaimana keadaanmu? Bagaimana? Di sana bagus?" kata Yasonna yang berbicara dari control room, Kementrian Hukum dan HAM, Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2015.

    Ucapan Yasona tersebut mengundang gelak tawa wartawan. Dari ruang kontrol, terlihat Gayus keluar dari ruang tahanan A2 dengan mengenakan kaus pendek berwarna biru dan celana sebetis. Dalam komunikasinya, Yasona sempat menanyakan kabar dari Gayus melalui handy talky (HT). "Kabar baik, Pak," jawab Gayus singkat.

    Dalam komunikasinya, Yasonna mencibir Gayus untuk betah tinggal di Gunung Sindur. Didampingi empat petugas Lapas, Gayus tak bicara banyak.

    "Oke, kamu di situ dulu ya, nikmati saja, supaya jangan capek," ujarnya.

    "Siap, bapak," jawab Gayus.

    Hari ini, Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona H Laoly meresmikan control room atau ruang kontrol yang terletak di lantai 19 gedung Kemenkumham. Ruang ini nantinya akan mengawasi lembaga permasyarakatan seluruh Indonesia. Selain itu, Menkumham juga dapat mengawasi pelayanan di kantor imigrasi seluruh indonesia, dan juga pelayanan yang ada di Kementerian Hukum dan HAM.

    "Control room ini diharapkan dapat membuat Menkumham dengan mudah berkomunikasi dengan seluruh jajaran," kata Yasonna.

    Dalam perencanaan, kemenkumham menargetkan 33 lapas di Indonesia. Namun, hingga saat ini baru delapan lapas yang terealisasi. Delapan lapas tersebut termasuk lapas Gunung Sindur, Nusakambangan, Salemba, Cipinang, dan sebagainya. Selama pengawasan, lapas akan dipasang kamera pengintai di beberapa sudut rawan yang langsung terhubung ke control room, seperti koridor, gang di luar lapas, dan pintu masuk.

    LARISSA HUDA

    Baca juga:
    Gempa Besar Diam-diam Intai Jakarta  
    Wah, Mourinho Tak Jamin Chelsea Masuk 4 Besar, Akan Dipecat?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.