PETAKA ASAP: Luhut Janji Buka Siapa Pembakar Lahan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kata sambutan, dalam acara sertijab Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Luhut menggantikan Menteri Tedjo yang sebelumnya menjabat sebagai Menko Polhukam. Jakarta, 13 Agustus 2015. TEMPO/ Aditia Noviansyah

    Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kata sambutan, dalam acara sertijab Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Luhut menggantikan Menteri Tedjo yang sebelumnya menjabat sebagai Menko Polhukam. Jakarta, 13 Agustus 2015. TEMPO/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menegaskan akan mengungkap identitas perusahaan pembakar lahan ke publik.
    Mengenai identitas perusahaan pembakar lahan, Luhut mengatakan, "Ya kita akan lakukan pada waktunya," katanya saat meninjau salah satu fasilitas kesehatan di Jambi, Selasa, 27 Oktober 2015.

    Namun untuk saat ini Luhut mengaku belum mau mengungkapkan identitas perusahaan pembakar karena masih menangani terlebih dahulu korban dan pemadaman asap.

    Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini menandaskan akan menindak perusahaan pembakar lahan. "Supaya ditindak, supaya publik tahu," kata Luhut.

    Luhut mengaku sedang mempersiapkan tuntutan kepada perusahaan pembakar lahan.
    "Kami ingin supaya cermat melakukannya, jangan kita tuntut nanti malah dituntut balik kan repot," kata dia.

    Menkopolhukam menggelar rapat koordinasi penanganan asap bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

    Rapat ini juga dihadiri Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei, Ketua DPR Setya Novanto, dan Plt Gubernur Jambi, Irman.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.