Gunung Lawu Terbakar, 5 Tewas dan Puluhan Pendaki Terjebak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah titik-titik api kebakaran hutan lereng Gunung Merbabu terlihat dari Kecamatan Ngablak, Magelang, Jawa Tengah, 21 Agustus 2015. TEMPO/Pius Erlangga

    Sejumlah titik-titik api kebakaran hutan lereng Gunung Merbabu terlihat dari Kecamatan Ngablak, Magelang, Jawa Tengah, 21 Agustus 2015. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Magetan - Hutan di Lereng Gunung Lawu sekitar kawasan Cemoro Sewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dikabarkan terbakar pada Ahad, 18 Oktober 2015. Sekitar 50 pendaki dinyatakan terjebak dan sebagian di antara mereka dikabarkan tewas terpanggang.

    "Informasinya ada lima orang yang meninggal dan identitasnya belum diketahui karena proses evakuasi masih dilakukan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan Agung Lewis, Ahad, 18 Oktober 2015.

    Menurut Agung, proses evakuasi para pendaki dilakukan tim gabungan dari petugas BPBD, kepolisian, TNI Angkatan Darat, Palang Merah Indonesia Magetan, dan Anak Gunung Lawu. Mereka menyisir jalur pendakian antara pos 3 dan pos 4 yang merupakan lokasi kebakaran hutan.

    Dita Kurniawan, 18 tahun, salah satu pendaki yang selamat, mengatakan kebakaran lahan hutan di tepi jalur pendakian terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Ketika itu, dia dan sejumlah pendaki yang sudah mencapai puncak gunung sedang berjalan turun. Tiba-tiba semak-semak di tepi jalur pendakian antara pos 3 dan 4 terbakar.

    "Api cepat membesar karena anginnya kencang," kata Dita.

    Melihat itu, ia melanjutkan, sejumlah pendaki panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan kembali berjalan naik. Sebagian di antara mereka melompat ke ranting-ranting pohon yang tidak terbakar.

    "Sewaktu menyelamatkan diri saya melihat ada lima orang yang tergeletak di jalur pendakian. Sebagian anggota tubuhnya terbakar," ucap Dita.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.