Festival Keraton Nusantara Diikuti 87 Kerajaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak dari komunitas prajurit Prawirodirjan ikut serta dalam kirab Seni Budaya Ambengan Ageng Nawu Jagang Masjid Mataram dan Sendang Seliran, Kotagedhe, Yogyakarta, 25 April 2015. TEMPO/Pius Erlangga.

    Anak-anak dari komunitas prajurit Prawirodirjan ikut serta dalam kirab Seni Budaya Ambengan Ageng Nawu Jagang Masjid Mataram dan Sendang Seliran, Kotagedhe, Yogyakarta, 25 April 2015. TEMPO/Pius Erlangga.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya 87 kerajaan Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia akan berkumpul di Kendari, Sulawesi Tenggara. Mereka mengikuti Festival Keraton Nusantara dan Masyarakat Adat ASEAN pada 12-15 November 2015.

    "Kerajaan Nusantara yang kami undang sebanyak 120 kerajaan. Namun yang sudah menyampaikan surat kesediaan ikut baru 87," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra HM Damsid di Kendari, Kamis, 15 Oktober 2015.

    Panitia juga mengundang peserta dari sejumlah negara di Asia dan Eropa, tapi baru kerajaan dari lima negara yang menyanggupi untuk hadir. "Kelima negara yang sudah menyatakan ikut dalam festival bertaraf internaisonal itu, yakni Singapura, Pakistan, Malaysia, Filipina, dan Belanda," kata Damsid, yang juga Ketua IV Panitia Pelaksana Festival Keraton Nusantara dan Masyarakat Adat ASEAN itu.

    Pada festival ini akan ada gelar seni budaya, karnaval budaya, seminar budaya, dan pameran budaya. Peserta akan memamerkan properti kerajaan, seperti senjata peperangan, aksesori, alat musik, dan seni tari.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.