Pemerintah Belum Tanggapi Tuntutan Pelurusan Sejarah Papua

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Dalam Negeri belum mau berkomentar soal tuntutan anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Papua untuk berdialog tentang sejarah provinsi paling timur Indonesia itu."Sabtu (17/12) saja, kami berikan komentar," ujar Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa Departemen Dalam Negeri, Sudarsono Hardjosoekarto, ketika dihubungi Tempo, Kamis (15/12).Anggota DPD Papua Ferdianda Ibo Yatipay bersama anggota seasalnya lainnya berencana menemui Presiden Yudhoyono dan Menteri Dalam Negeri. Pertemuan dengan para pejabat itu, menurut Yatipay, penting terkait dengan pelurusan sejarah bergabungnya Papua ke Indonesia pada 1969. Beberapa kalangan menilai banyak hal yang perlu diluruskan tentang Penentuan Pendapat Rakyat itu. Selain temuan peneliti Belanda, Profesor Drooglever bulan lalu, salah seorang anggota Senat Amerika Serikat juga masih melihat ada masalah pada proses integrasi ini."Jika mereka ingin berdialog dengan kami. Nanti Sabtu saja, di kantor, saya akan memberikan keterangan," ujar Sudarsono. Raden Rachmadi

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.