Aplikasi INASIS BPJS Kesehatan, Cepat dan Akurat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunjukkan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera saat dibagikan oleh Presiden Joko Widodo di Kantor Pos Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, 13 Mei 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Warga menunjukkan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera saat dibagikan oleh Presiden Joko Widodo di Kantor Pos Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, 13 Mei 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Untung Suseno Sutarjo mengatakan sistem aplikasi INA CBG's SEP Integrated System (INASIS) yang diluncurkan Jumat 25 September 2015, bisa memudahkan pelayanan rumah sakit maupun peserta BPJS Kesehatan.

    “Dengan adanya sistem ini, pasien akan lebih cepat bertemu dengan dokternya. Rumah sakit akan lebih cepat dibayar klaimnya karena verifikasinya sudah lewat online. Kalau dua hal ini sudah bisa dilaksanakan, manajemen JKN lebih bagus. Jadi semua ini dibuat online,” kata Untung saat meresmikan peluncuran aplikasi INASIS di Rumah Sakit Persahabatan, Jumat 25 September 2015.

    Menurutnya, hampir semua rumah sakit sudah memiliki sistem informasi manajemen tersendiri. Namun demikian selama ini sistem itu belum tergabung dengan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) BPJS, Indonesia Case Base Gropus (INA CBG's), dan verifikasi klaim.

    Jika sudah dikelola terpadu, Untung berharap kecepatan pelayanan peserta JKN makin baik. "Rumah sakit secara cepat akan tahu berapa tagihannya, rusaknya file yang dikirim akan terdeteksi langsung. Juga pembayaran tagihan  akan cepat dan akurat," katanya.

    Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris menegaskan adanya sistem aplikasi INASIS ini akan membuat pelayanan dan pembayaran peserta BPJS Kesehatan akan cepat dan akurat.

    “Sistem verifikasi terintegrasi ini akan mempercepat proses terakhir klaim, karena semua akan dilakukan dalam satu sistem: e-claim,” ujarnya. "Sistem ini juga mengetahui status tagihan, klaim yang telah dilakukan ke BPJS, semua secara real time. Dengan teknologi kami akan selesaikan persoalan2-persoalan dengan sistem seperti ini."

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.