Masih Ada 11 Titik Panas Kebakaran Hutan di Sumatera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titik api terlihat dalam layar pemantau di Posko Kebakaran Lahan dan Hutan di Manggala Wanabakti, Jakarta, 22 September 2015. Kabut asap akibat kebakaran hutan telah menurunkan kualitas udara dan mengganggu aktivitas warga Riau dan sekitarnya. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Titik api terlihat dalam layar pemantau di Posko Kebakaran Lahan dan Hutan di Manggala Wanabakti, Jakarta, 22 September 2015. Kabut asap akibat kebakaran hutan telah menurunkan kualitas udara dan mengganggu aktivitas warga Riau dan sekitarnya. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO , PEKAN BARU:- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika stasiun Pekanbaru menyebutkan, satelit Tera dan Aqua memantau 11 titik panas tersebar di wilayah Sumatera. Titik panas jauh berkurang dari sebelumnya mencapai 513 titik.

    "Titik panas terpantau pukul 16.00 sore," kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin, Rabu, 23 September 2015.

    Menurut Sugarin, titik panas tersebar di Sumatera Selatan sembilan titik, Jambi dua titik. "Sedangkan Riau nihil titik panas," ujarnya.

    Sugarin mengatakan, secara umum cuaca wilayah Provinsi Riau cerah berawan disertai Kabut Asap. Peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai petir terjadi tidak merata di sebagian besar Wilayah Riau.

    "Temperatur maksimum 31.0 - 34.0 derjat calcius," jelasnya.

    Kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah Riau berangsur hilang. Namun kabut asap tipis masih menyelimuti dua daerah yang mempengaruhi jarak pandang seperti Rengat Pelalawan 2500 meter, Rengat, Rengat 2000 meter. Sedangkan dua daerah lainnya lumayan baik yakni Pekanbaru 4000 meter dan Dumai 7000 meter.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.