Terbukti Pelesiran, Kemenkumhan Perberat Hukuman Gayus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto terpidana pajak Gayus Halomoan Tambunan saat berada di sel isolasi Lapas Sukamiskin, Bandung, 21 September 2015. Facebook.com/@Devan T Wyndantara

    Foto terpidana pajak Gayus Halomoan Tambunan saat berada di sel isolasi Lapas Sukamiskin, Bandung, 21 September 2015. Facebook.com/@Devan T Wyndantara

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Nazaruddin mengatakan akan memberikan hukuman tambahan bagi terpidana kasus penggelapan pajak, Gayus Tambunan. Selain sanksi pemindahan dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin ke Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Gayus juga tak akan diberikan remisi. 

    “Gayus tidak akan diberikan remisi. Dia akan diisolasi sehingga tidak dibolehkan dibesuk, tidak boleh bergaul dengan teman-teman yang lain. Ini adalah siksaan bagi narapidana secara psikis,” kata Nazaruddin di kantor Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jakarta, Selasa, 22 September 2015.

    Gayus akan ditempatkan di kamar 1 blok A Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, yang rencananya digunakan khusus untuk para narapidana bandar narkoba. Blok tersebut dinilai memiliki keamanan maksimum.

    “Untuk proses Gayus dipindah ke Gunung Sindur, selain untuk pengamanan karena dekat, juga karena di sana keamanannya maksimal,” ujar Aman Riyadi, Direktur Informasi dan Komunikasi Dirjen Pemasyarakatan.

    “Kami sudah pindahkan dari yang berhubungan dengan napi kami pindahkan ke administrasi, sehingga dia tidak bisa masuk ke blok untuk berhubungan dengan narapidana. Itu tindakan yang bisa kami lakukan,” tutur Nazaruddin.

    Gayus dipindahkan dari LP Sukamiskin, Bandung, ke LP Gunung Sindur, Bogor, setelah kedapatan menyalahgunakan izin ke luar penjaranya. Gayus yang mendapat izin keluar untuk menghadiri sidang perceraiannya di Pengadilan Agama Jakarta Utara ternyata menyempatkan makan di sebuah restoran di kawasan Jakarta Selatan.

    Aksi makan-makan Gayus ini pun terekam dalam sebuah foto yang kemudian tersebar di media sosial. Dalam foto itu, Gayus terlihat duduk dan tersenyum menghadap kamera bersama dua perempuan.

    Nazaruddin memastikan pengawal yang membawa Gayus juga akan mendapat hukuman. Hukuman itu berupa penundaan kenaikan pangkat dan pemotongan gaji. “Kami dari Direktorat Kementerian Hukum dan HAM Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tidak akan menoleransi sedikit pun kenakalan-kenakalan yang dilakukan jajaran kami, percayalah,” ucap Nazaruddin.

    DANANG FIRMANTO

    Baca juga:  

    Terbongkar Rahasia Mengapa Messi Sering Gagal Eksekusi Penalti
    Habis Disebut Tolol oleh Menteri, Gayus Dikepung 40 CCTV dan… 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.