Menteri Susi ke Sarjana Perikanan: Jangan ke Luar Negeri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • MenteriKelautan Dan Perikanan,Susi Pudjiastuti, mengikuti rapat kerja di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, 1 April 2015. Rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI ini diselenggarakan di Gedung Nusantara. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    MenteriKelautan Dan Perikanan,Susi Pudjiastuti, mengikuti rapat kerja di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, 1 April 2015. Rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI ini diselenggarakan di Gedung Nusantara. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melantik 386 sarjana terapan dan 17 magister dari Sekolah Tinggi Perikanan (STP) di ballroom Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sabtu, 29 Agustus 2015.

    Dalam sambutannya, Susi berpesan agar para lulusan STP itu tidak bekerja di luar negeri.
    "Saya ingin Anda semua bekerja di dalam negeri. Jadilah pengawal pemerintah dalam menjalankan visi-misinya," ucap Susi.

    Susi mengatakan Indonesia merupakan negara dengan potensi bahari yang begitu besar dengan pantai terpanjang kedua di dunia. Tapi, dalam kancah internasional, perikanan Indonesia baru mendapat peringkat ketiga se-Asia Tenggara.

    "Ini masih menjadi PR bagi kita semua," ujarnya. Untuk itu, dia berharap para lulusan STP mau bekerja dan mengabdi di Indonesia.

    Susi juga menuturkan akan memprioritaskan lulusan STP untuk bisa bekerja di kementeriannya. Saat ini Susi tengah mengusahakan gaji pegawai negeri sipil (PNS), khususnya di KKP, dinaikkan lagi.

    "Sekali lagi, saya ucapkan selamat. Saya tunggu dedikasi Anda," kata Susi.

    DIAH HARNI SAPUTRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.