Setya Novanto Potong Tumpeng di Rapat Paripurna DPR, Ada Apa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Rapat Paripurna Ke-3 MP I TS 2015-2016 di Senayan, Jakarta, 25 Agustus 2015. Rapat Paripurna ini beragendakan pembacaan tanggapan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2016 beserta Nota Keuangannya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Suasana Rapat Paripurna Ke-3 MP I TS 2015-2016 di Senayan, Jakarta, 25 Agustus 2015. Rapat Paripurna ini beragendakan pembacaan tanggapan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2016 beserta Nota Keuangannya. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat akan menggenapi usianya yang ke-70 pada 29 Agustus 2015. Namun rangkaian acara hari ulang tahun DPR ke-70 tersebut sudah diselenggarakan mulai hari ini.

    Pada Jumat pagi, 28 Agustus 2015, anggota DPR lebih dulu menggelar rapat paripurna. Rapat tersebut diisi pidato Ketua DPR Setya Novanto disertai pemotongan nasi tumpeng.

    Disusul dengan acara berfoto bersama 560 anggota Dewan di tangga gedung K2, Kompleks Parlemen Senayan. Setelah itu, Ketua DPR dan Kementerian Komunikasi dan Informatika akan meluncurkan seri prangko DPR.

    Sejarah parlemen Indonesia awalnya bermula dari masa pendudukan Belanda. Website resmi DPR, www.dpr.go.id, menuliskan, pada 1918, sebuah lembaga semacam parlemen bernama Volksraad didirikan Belanda. Namun, ketika Jepang mengambil alih kekuasaan Belanda di Indonesia, otomatis keberadaan Volksraad tidak diakui lagi.

    Sedangkan sejarah DPR RI dimulai sejak dibentuknya Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) pada 29 Agustus 1945 di Gedung Kesenian, Pasar Baru, Jakarta. Saat itu ada 137 anggota parlemen yang dilantik.

    Terpilih sebagai ketua adalah Mr Kasman Singodimedjo dengan Wakil Ketua I Mr Sutardjo Kartohadikusumo, Wakil Ketua II Mr J. Latuharhary, dan Wakil Ketua III Adam Malik. Tangga peresmian KNIP itulah yang dijadikan sebagai hari lahir DPR RI.

    INDRI MAULIDAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.