Risma Minta Dijaga Pasukan Khusus Selama Pilkada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Cawali Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana diarak ratusan massa PDI Perjuangan menggunakan becak menuju kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jawa Timur, 26 Juli 2015. Menuju KPU Surabaya, Risma-Wisnu guna mendaftarkan diri mereka sebagai calon walikota dan wakil walikota Surabaya. FULLY SYAFI

    Pasangan Cawali Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana diarak ratusan massa PDI Perjuangan menggunakan becak menuju kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jawa Timur, 26 Juli 2015. Menuju KPU Surabaya, Risma-Wisnu guna mendaftarkan diri mereka sebagai calon walikota dan wakil walikota Surabaya. FULLY SYAFI

    TEMPO.CO, Surabaya - Bakal calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini telah mengajukan permohonan kepada Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur maupun Polisi Resor Kota Besar Surabaya agar setelah penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya oleh Komisi Pemilihan Umum, ia dijaga oleh polisi wanita.

    Berita Menarik
    Misteri Rumah Anti-Roboh di Kampung Pulo Akhirnya Terungkap
    Usai Mencak-mencak, Hasil Tes Urine Amel Alvi Ternyata...

    Permintaan tersebut telah disampaikan Risma maupun tim suksesnya kepada aparat kepolisian. "Bu Risma memang meminta seperti itu," kata Wakil Ketua PDI Perjuangan Kota Surabaya Didik Prasetiyono kepada Tempo, Senin, 24 Agustus 2015.

    Menurut Didik, alasan Risma ingin dijaga oleh polwan karena lebih fleksibel dalam pengawalan. Sehingga dalam melakukan komunikasinya antara Risma dan polisi yang menjaganya lebih mudah. "Bu Risma juga wanita jadinya lebih cair kalau polisi yang menjaganya juga wanita."

    Permintaan Risma dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono. Ia mengatakan Risma memang ingin dijaga oleh polisi wanita.

    Berita Terbaru
    Mengejutkan, Guru Cantik Mengaku Menikahi Yesus Kristus
    Mantan Bintang Film Syur Buka Restoran Kari Rasa Tinja

    Menurut Argo, permintaan ini disampaikan Risma saat melihat polisi wanita latihan bela diri di Markas Besar Kepolisian Daerah Jawa Timur beberapa waktu yang lalu. "Ya waktu lihat bela diri itu memang Bu Risma bilang seperti itu, insya Allah kami akan memenuhinya," kata Argo.

    Polisi sendiri akan menurunkan sekitar enam polisi untuk menjaga pasangan calon kepala daerah setelah ditetapkan oleh KPU. Enam orang tersebut dibagi dalam tiga shift penjagaan selama 24 jam. "Sudah diinstruksikan kepada polres masing-masing," ujar dia.

    Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju kembali dalam pemilihan Wali Kota Surabaya yang akan dilaksanakan pada Desember 2015. Risma akan berpasangan kembali dengan Wakil Wali Kota Surabaya inkumben Whisnu Sakti Buana.

    EDWIN FAJERIAL

    Baca Pengakuan Tuhan dari Banyuwangi
    Bikin Geger, Sosok Tuhan Lahir di Banyuwangi pada 1973
    Begini Asal Mula Si Tukang Kayu Itu Disebut Tuhan
    Heboh, Lelaki Kelahiran Banyuwangi: Saya Memang Tuhan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.