Jokowi Bangun Istana Presiden di Papua?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Kepresidenan RI Jend Purn. TNI-AD Luhut Binsar Panjaitan berfoto bersama dengan siswa TK, SD UPR Kumbu di Mamit. Derwes Jigwa

    Kepala Staf Kepresidenan RI Jend Purn. TNI-AD Luhut Binsar Panjaitan berfoto bersama dengan siswa TK, SD UPR Kumbu di Mamit. Derwes Jigwa

    TEMPO.CO, Kembu - Presiden Joko Widodo berencana membangun istana kepresidenan di Jayapura, ibu kota Provinsi Papua. Rencana itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan saat berkunjung ke sekolah unggulan di distrik Kembu, Kabupaten Tolikara, Papua, Selasa, 4 Agustus 2015.

    “Dalam tahun ini Presiden akan membangun istana presiden di Jayapura, tanah Papua,” kata Luhut seperti disampaikan Derwes Jigwa, Staf Humas Pemerintah Tolikara, kepada Tempo, Rabu, 5 Agustus 2015. (Baca: Muslim dan GIDI di Tolikara Berdamai Pakai Cara Khas Papua)

    Menurut Derwes, Luhut meninjau pembangunan di Distrik Kembu bersama Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, sejumlah pejabat Tolikara dan staf kepresidenan. Luhut tidak merinci tentang lokasi istana kepresidenan yang akan dibangun di Jayapura. Ia hanya menegaskan, “Papua menjadi milik orang Papua hanya dengan pendidikan yang bagus.”

    Dalam penjelasannya, Luhut mengatakan, Bupati Tolikara harus bertanggung jawab perkembangan pendidikan di daerah ini. Luhut meminta agar amuk massa yang terjadi di Karubaga, ibu kota Tolikara, pada Jumat, 17 Juli 2015, tidak terulang lagi. ”Kita tidak boleh ribut-ribut lagi seperti kemarin terjadi insiden Tolikara,” ujarnya. (Baca: Kenapa Ustad Ini Disapa Gembala di Tolikara?)

    Presiden Jokowi, ujar Luhut, sudah  berjanji akan memperbaiki fundamental pembangunan di semua sektor di Papua. Ada tiga hal penting yang akan dibenahi Jokowi di Papua. Yakni pertama, memperbaiki pendidikan; kedua, memperbaiki infrastruktur, dan memberantas korupsi.

    Selain berkunjung ke sekolah unggulan di Kembu, Luhut juga mengunjungi sekolah Alkitab Gereja Injili di Indonesia (GIDI) di Mamit dan meninjau klinik di sana.

    MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.