Kisah Horor Arus Balik, 24 Jam di Jalan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan menuju kawasan Puncak terjebak macet di Gerbang tol Ciawi, Bogor, Jabar, 25 Desember 2014. Padatnya volume kendaraan wisatawan saat libur Natal membuat kawasan Puncak macet, sementara itu, petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Bogor masih memberlakukan sistem buka tutup jalur. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah kendaraan menuju kawasan Puncak terjebak macet di Gerbang tol Ciawi, Bogor, Jabar, 25 Desember 2014. Padatnya volume kendaraan wisatawan saat libur Natal membuat kawasan Puncak macet, sementara itu, petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Bogor masih memberlakukan sistem buka tutup jalur. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Cianjur - Antrean kendaraan yang menuju arah Jakarta pada H+4 Lebaran, Senin, 20 Juli 2015, mulai padat kembali di jalur Cipanas-Puncak, Cianjur, Jawa Barat. Kemacetan terjadi satu arah dari Cianjur menuju Jakarta yang didominasi para pemudik yang pulang dari Jawa Tengah.

    Hanafi, 50 tahun, pemudik asal Jawa Tengah mengatakan sudah sehari-semalam berada di jalan. Dia terpaksa mengambil jalan ke arah Puncak, sebab arah tol Cipularang dialihkan ke jalur Cipanas-Puncak. ”Saya tadinya mau mengambil jalur tol Cipularang, tapi dari Padalarang diarahkan menuju Puncak karena tol macet,” kata Hanafi di Cianjur, Senin, 20 Juli 2015.

    Peter, 30 tahun, pemudik asal Bandung yang mau pulang ke Tangerang mengatakan sejak subuh sudah berangkat dari Bandung. Dia terjebak macet di kawasan Cipanas sejak pukul 08.00 WIB. ”Capek juga sih macet berjam-jam seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, ya, dibawa senang saja dan dinikmati,” ujar Peter.

    Nasib sial juga dialami Septian. Dia Minggu siang harus menempuh perjalanan Tasikmalaya-Jakarta selama 12 jam. "Padahal saat hari biasanya jarak itu hanya ditempuh 5,5 jam," ujar Septian.

    Karena kepadatan lalu lintas itulah, mulai pukul 10.30 WIB arus lalu lintas mulai diberlakukan satu arah atau one way dari Cianjur menuju Jakarta. Soalnya, antrean kendaraan sudah memanjang sejak perbatasan Cianjur-Bogor hingga Kota Cipanas.

    Di jalur tol Cikampek, arus balik pada  Senin pagi juga mulai membludak. Bahkan antrean sudah mengular sampai batas Km 38 di Pintu Tol Cikarang Utama. "Volume kendaraan meningkat, sejak pagi sudah padat," kata Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Iwan Abrianto yang dihubungi dari Jakarta, Senin.

    Dia mengatakan, kepadatan arus lalu lintas merata sehingga belum bisa diprediksi puncak arus balik lebaran karena masa akhir liburan yang bervariasi. Jasa Marga memperkirakan arus balik akan mencapai puncaknya pada tiga hari setelah lebaran (H+3), H+5 dan H+7 lebaran.

    Namun terjadi peningkatan pada jalur tol Cikampek arah ke Jakarta dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Tercatat pada H+2 lebaran jumlah kendaraan yang melintas dari Jawa ke Jakarta mencapai 92.950 unit. "Volumenya naik dibandingkan tahun lalu, tapi belum bisa dipastikan berapa persen kenaikannya," tambah Iwan.

    DEDEN ABDUL AZIZ | ANT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.