Begini Menteri Jonan Meredam Pertengkaran Stafnya Vs Pers  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (tengah), menjawab pertanyaan wartawan saat melakukan sidak di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, 11 Juli 2015.  TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (tengah), menjawab pertanyaan wartawan saat melakukan sidak di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, 11 Juli 2015. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Balikpapan -Wartawan MNC TV, Aziz, terlibat adu mulut dengan seorang staf Menteri Perhubungan Ignatius Jonan di sela kunjungan di Bandara Sepinggan Balikpapan Kalimantan Timur, Rabu, 15 Juli 2015. Keduanya saling bersuara keras sehingga menarik perhatian para calon penumpang pesawat di Bandara Sepinggan.

    Keributan ini bermula saat rombongan Menteri Jonan tiba di Bandara Sepinggan pukul 15.00 Wita. Menteri Jonan datang untuk meninjau pelayanan arus mudik di sejumlah bandara di Kalimantan.

    Berita Terbaru:
    Duh, Ditangkap, Vitalia Malah Foto Sama Kapolsek: Ada apa? 
    Ditahan KPK, OC Kaligis Bicara Soal Gubernur & Suap Hakim

    Rombongan Menteri Jonan langsung mengunjungi dua layanan jasa restoran minang Onde Mande dan gerai kopi Raja Tubruk yang merupakan milik PT Angkasa Pura di Sepinggan. Jonan yang merupakan pemeluk agama Katolik juga akan bersantap siang sembari menghisap sebatang rokok.

    Saat itulah jurnalis televisi ini mencoba mewawancarai Jonan yang berada di tengah pejabat Kementerian Perhubungan. Aziz nekat menyorongkan kameranya meskipun Jonan sudah menyatakan akan melayani media massa usai istirahat setelah turun dari pesawat.

    “Kalau mau wawancara juga tidak perlu seperti itu. Pak Jonan kan sudah bilang nanti wawancaranya,” kata salah satu staf Jonan dengan suara keras. Aziz juga turut bersuara keras memprotes pelarangan wawancaranya dengan Jonan.

    Aziz mengaku keberatan saat tubuhnya didorong oleh salah seorang staf Menteri Jonan. “Kalau tidak boleh wawancara jangan dorong dorong,” tuturnya.

    Menteri Jonan terpaksa ikut meredam suasana yang makin memanas ini bersama para petinggi PT Angkasa Pura Balikpapan. Jonan mengatakan hanya ada salah paham serta meminta agar permasalahan ini tidak diperpanjang. “Sudah sudah sudah,” ujarnya singkat berusaha menenangkan.

    Setelahnya, Menteri Jonan memenuhi janjinya melayani permintaan sesi wawancaranya selama 30 menit bersama jurnalis di Balikpapan. Dia juga mengomentari sedikit insiden bersama salah satu wartawan Balikpapan ini. “Andanya juga tidak sabaran wawancaranya,” ungkapnya.

    SG WIBISONO

    Baca juga: Aneh, di Sini Anak Laki-laki Gemar Menyamar Perempuan 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.