Terkait Dahlan dan Aset BUMD, Jaksa Panggil 20 Saksi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahlan Iskan tiba di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, 16 Juni 2015. Kedatangan Dahlan kali ini atas undangan penyidik guna dimintai keterangan dalam statusnya sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan 21 gardu listrik induk di wilayah pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat dengan nilai proyek sebesar Rp1.063 miliar. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Dahlan Iskan tiba di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, 16 Juni 2015. Kedatangan Dahlan kali ini atas undangan penyidik guna dimintai keterangan dalam statusnya sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan 21 gardu listrik induk di wilayah pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat dengan nilai proyek sebesar Rp1.063 miliar. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Surabaya - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah memanggil sebanyak 20 orang saksi untuk menyelidiki perpindahan aset yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yaitu PT Panca Wira Usaha (PT PWU). Perusahaan daerah ini pernah dipimpin Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN yang juga telah dipanggil untuk dimintai keterangannya.

    Menurut Kepala Seksi Penyidikan Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur M. Rohmadi, sebanyak empat di antara para saksi itu dipanggil untuk dimintai keterangannya pada pekan ini. "Orang-orang yang telah kami panggil adalah yang menguasai aset, mengetahui lokasi aset, dan tahu transaksi seperti apa termasuk harganya berapa," kata Rohmadi kepada Tempo di kantornya, Jumat, 3 Juli 2015.

    Rohmadi menjelaskan penyelidikan untuk kasus perpindahan aset PT PWU terus berjalan. Dia menyatakan, belum bisa mengungkap banyak. "Nanti saja ya," kata dia.

    Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Elvis Johnny mengatakan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dikelola oleh PT PWU tersebar di beberapa daerah. Bukan cuma di Jawa Timur, tapi juga ada di Yogyakarta maupun Jawa Tengah.

    "Hasil penelusuran Satuan Tugas Khusus (Satgasus) menyebutkan di atas lahan aset yang berada di Pasuruan dan Surabaya kini berdiri mal atau pusat belanja," kata Elvis. Dia menduga bahwa aset-aset tersebut banyak yang disewakan maupun dijual tetapi uangnya tidak mengalir ke kas Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

    Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan telah dipanggil dalam kasus ini tapi mangkir. Dahlan yang menjabat sebagai Direktur Utama PT PWU pada periode 1999-2009 itu rencananya akan dipanggil kembali pada pertengahan Juni lalu tapi kemudian diundurkan.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.