Gubernur Ini Larang Gaji Ke-13 Dibelikan Batu Akik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mengamati aneka batu mulia yang dipamerkan dalam Pameran Batu Mulia (Batu Akik) di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 11 Juni 2015. Terdapat sekitar 1.500 buah batu yang dipajang dalam 30 etalase dalam pameran Batu Mulia (Batu Akik). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pengunjung mengamati aneka batu mulia yang dipamerkan dalam Pameran Batu Mulia (Batu Akik) di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 11 Juni 2015. Terdapat sekitar 1.500 buah batu yang dipajang dalam 30 etalase dalam pameran Batu Mulia (Batu Akik). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COManado - Demam batu akik menarik perhatian serius sekaligus keprihatinan dari Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang. Dia sampai harus mengingatkan agar gaji ke-13 yang akan diterima pegawai negeri sipil di wilayahnya tidak digunakan untuk berbelanja batu-batu itu. 

    "Gajinya (gaji ke-13) harus dibelikan atau digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar berguna daripada hanya untuk membeli batu akik," kata Sarundajang di Manado, Kamis, 2 Juli 2015.

    Sarundajang berujar, seharusnya para PNS membelanjakan uang tersebut secara positif, seperti membiayai persiapan anak masuk sekolah atau masuk perguruan tinggi pada tahun ajaran baru. Atau untuk menyambut hari raya Idul Fitri.

    "Sekali lagi, jangan gunakan hanya untuk beli batu akik yang harganya bisa meroket tak masuk akal," ucap Sarundajang. 

    Masyarakat Sulawesi Utara ikut mengalami demam batu akik. Kota Manado sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Utara bahkan kini telah berubah menjadi sentra penjualan batu akik.

    Tak hanya yang sudah jadi, batu yang masih dalam bentuk bongkahan juga dijual. Batu-batu itu kemudian diolah di tempat itu juga sesuai dengan pesanan pelanggan.

    ISA ANSHAR JUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.