PNS Purwakarta Dapat Uang Kadeudeuh dan Mobil Dinas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang karyawan melintas di depan puluhan mobil dinas Pemkot Surabaya yang terparkir di halaman Balai Kota Surabaya (03/8). Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, melarang penggunaan 76 mobil dinas oleh pejabat Pemerintah Kota sebagai kendaraan mudik lebaran. TEMPO/Fully Syafi

    Seorang karyawan melintas di depan puluhan mobil dinas Pemkot Surabaya yang terparkir di halaman Balai Kota Surabaya (03/8). Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, melarang penggunaan 76 mobil dinas oleh pejabat Pemerintah Kota sebagai kendaraan mudik lebaran. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Purwakarta - Jika beberapa kepala daerah melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik, Bupati Purwakarta malah memberi kebijakan yang sangat menyenangkan anak buahnya. Sudah dapat uang kadeudeuh, dapat pula pinjaman mobil dinas. Itulah nasib mujur yang dirasakan para pegawai negeri sipil (PNS) Purwakarta, Jawa Barat, saat menghadapi perayaan Lebaran tahun ini.

    Uang kadeudeuh untuk para abdi negara ini bakal dibagi rata masing-masing sebesar Rp 750 ribu sepekan sebelum Lebaran. "Dari kepala dinas hingga staf kebagian jatah yang sama," ujar Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi kepada Tempo, Rabu, 1 Juli 2015.

    Dedi mengharapkan uang kadeudeuh tersebut bisa menambah bekal buat persiapan Lebaran. "Misalnya, buat beli pakaian anak-anak atau ketupat Lebaran," ucapnya.

    Selain memberikan uang kadeudeuh, Dedy memberi keleluasaan kepada anak buahnya menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran. "Daripada harus membayar untuk rental, mending uangnya dibelikan bensin mobil dinas," katanya.

    Alasan lain yang menjadi pertimbangan mengizinkan anak buahnya memakai kendaraan dinas, "Kasihan, PNS itu kan penghasilannya pas-pasan," ujarnya. Meski diberi kelonggaran menggunakan kendaraan dinas, para PNS ini juga harus bertanggung jawab dalam pemeliharaannya, termasuk risiko kehilangan.

    Amal Sinyal, PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Purwakarta, mengaku senang mendapatkan uang kadeudeuh. "Ya, minimal bisa buat menambah biaya nyenengin anak-anak di Lebaran," ujarnya sambil tersenyum.

    Kepala Dinas Pendapatan Penerimaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Purwakarta Agus Rachlan Suherlan menuturkan uang kadeudeuh yang akan dibagikan kepada sekitar 10 ribu PNS dengan jumlah total Rp 7,5 miliar.  

    Dana tersebut dialokasikan dari dana tunjangan hari tertentu yang terdapat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2015. Agus menjelaskan, uang kadeudeuh Lebaran tahun ini naik 50 persen dari tahun lalu. “Tahun lalu hanya Rp 500 ribu per orang,” ujar Agus.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.