Pembunuhan Angeline, Kapolri: Tidak Mungkin Agus Dalangnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Badrodin Haiti berjalan bersama Ketua Ukhuwah Islamiyah MUI Umar Shihab (kiri), jelang ikuti acara silaturahmi bersama ulama, zuama dan cendiakawan, di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, 13 Mei 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Kapolri Jenderal Badrodin Haiti berjalan bersama Ketua Ukhuwah Islamiyah MUI Umar Shihab (kiri), jelang ikuti acara silaturahmi bersama ulama, zuama dan cendiakawan, di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, 13 Mei 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan Margriet Megawe adalah tersangka utama pembunuhan anak angkatnya, Angeline Megawe. Menurut dia, Kepolisian Daerah Bali telah mengantongi cukup alat bukti untuk menjerat Margriet.

    Badrodin mensinyalir Margriet sebagai dalang dari pembunuhan Angeline. Namun, Badrodin menambahkan, kepolisian akan memeriksa Margriet sebagai tersangka pembunuhan dulu untuk mendapat pengakuan. "Karena memang analisis sementara, tidak mungkin Agus ini dalangnya," ujarnya saat dihubungi Tempo, Minggu, 28 Juni 2015.

    Margriet dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal penelantaran anak dan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana. Alat bukti yang digunakan untuk menjerat Margriet adalah keterangan dari tersangka lain, Agustinus Tai Hamdani. Ada pula keterangan ahli serta bukti-bukti dari hasil laboratorium forensik di Bali maupun Jakarta. "Kalau keterangan Agus saja tidak cukup," ujar Badrodin.

    Angeline dilaporkan hilang oleh keluarga Margriet pada Sabtu, 16 Mei 2015. Setelah hampir empat pekan mencari, kepolisian menemukan bocah berusia 8 tahun itu tak bernyawa pada Rabu, 10 Juni 2015. Jasadnya dikubur dalam liang sedalam 60 sentimeter di dekat kandang ayam yang berada di pekarangan rumah Margriet. Ia meringkuk dalam liang dengan pakaian lengkap dan tangan memeluk boneka.

    Penetapan tersangka kepada Margriet dilakukan oleh Polda Bali setelah adanya tiga bukti permulaan cukup yang dapat menjerat Margriet. Di antaranya adalah keterangan saksi, tersangka Agustinus Tai. 

    Dalam keterangan yang disampaikan Agus, Margriet diakuinya sering melakukan tindakan penganiayaan terhadap Angeline. Agus melihat Margriet menjadi penyebab kematian Angeline. Artinya keterangan Agus sebelumnya yang mengatakan bahwa Margriet yang menjadi dalang pembunuhan Angeline benar adanya. Bukti lainnya diperkuat dengan hasil keterangan otopsi jenazah Angeline dari RSUP Sanglah, Bali.

    LINDA TRIANITA | AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.